Jawa Pos Radar Lawu – Saat ini publik Indonesia sedang dihebohkan dengan nama nama “Ratu Emas” atau Mira Hayati boss skincare yang mengadung merkuri.
Mira Hayati ini mulai dikenal publik usai memamerkan perhiasan emas seberat 1 kilogram yang dibeli dari Arab Saudi pada tahun 2023.
Namun, akhir-akhir ini nama Mira Hayati semakin ramai jadi pembicaraan publik setelah dirinya ditangkap polisi imbas dari kasus Skincare buatannya yang mengandung bahan-bahan berbahaya.
Boss skincare asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ini sekarang sudah resmi menjadi tersangka terkait kasus peredaran skincare yang berbahaya dikota tersebut.
Profil dan Biodata Mira Hayati
Mira Hayati adalah anak ketiga dari lima bersaudara dan seorang pengusaha sukses di bidang skincare dengan bisnis MH Whitening Skin.
Sebelum mencapai kesuksesannya, ia pernah menjadi penyanyi dangdut sejak SD dengan dukungan ayahnya, namun berhenti pada tahun 2018.
Perjalanan bisnisnya dimulai dari usaha kecil seperti berjualan kosmetik, membuka salon, dan menjual bensin, yang awalnya tidak membuahkan hasil.
Pada tahun 2020, ia mencoba bisnis skincare dan berhasil meningkatkan omzet dari Rp1 juta menjadi Rp3 miliar per bulan.
Dalam kehidupan pribadi, Mira pernah menikah dua kali. Pernikahan pertamanya di usia 16 tahun tidak bertahan lama, dan pada tahun 2020 ia menikah kembali.
Kini, ia hidup bahagia bersama empat anaknya.
Baca Juga: Pantas Banyak Diminati, Terungkap Alasan Gen Z Lebih Pilih Pakaian Thrift
Mira juga dikenal sebagai pecinta perhiasan emas dan sering membagikan koleksinya di media sosial, termasuk tas berlapis emas seharga Rp553 juta yang sempat viral.
Biodata Mira Hayati
Nama: Mira Hayati
Nama Panggil: Mira
Tanggal lahir: Januari 1995
Usia: 29 tahun
Pekerjaan: Pengusaha/boss skincare MH Whitening Skin
Agama: Islam
Instagram: @mirahayati29
Sumber : Berbagai Sumber
Tag : Mira Hayati, Boss Skincare, Ratu Emas, Biduan, Merkuri, Perhiasan.
Meta Description : 180 derajat berbeda jauh dulu suka pamer emas dan kehidupan mewahnya, sekarang pakai baju tahanan warna orange (*)
Editor : Riana M.