Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Goblin Mode Jadi Pilihan Gen Z Untuk Mencari Kenyamanan di Tengah Tekanan Sosial

Davita Dyah Ayu • Rabu, 22 Januari 2025 | 21:39 WIB
Goblin Mode pertama kali muncul di platform seperti Twitter dan TikTok
Goblin Mode pertama kali muncul di platform seperti Twitter dan TikTok

Jawa Pos Radar Lawu - Istilah Goblin Mode belakangan ini semakin populer di media sosial, terutama di kalangan generasi muda.

Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang malas, berantakan, dan tidak peduli dengan penampilan atau norma sosial.

Goblin Mode sering menggambarkan keadaan di mana seseorang merasa nyaman dalam situasi tidak teratur dan lebih memilih menikmati kenyamanan pribadi daripada memenuhi ekspektasi sosial.

Dalam Goblin Mode, seseorang sepenuhnya menerima dirinya apa adanya.

Ini adalah momen ketika seseorang berhenti mencoba terlihat sempurna atau mematuhi standar sosial yang kaku.

Fenomena ini pertama kali muncul di platform seperti Twitter dan TikTok, meskipun asal-usulnya tidak sepenuhnya jelas.

Popularitasnya mulai meningkat sekitar tahun 2020-2021, terutama selama pandemi COVID-19.

Saat itu, banyak orang terpaksa tinggal di rumah dan mengurangi interaksi sosial, yang kemudian mengubah kebiasaan dan perilaku sehari-hari.

Goblin Mode mengajak orang untuk melawan norma sosial yang menuntut produktivitas tinggi dan penampilan serba sempurna.

Sebagai gantinya, mereka merasa lebih nyaman menerima ketidaksempurnaan diri tanpa harus meminta maaf atau merasa bersalah.

Bagi Gen Z, fenomena ini menjadi semacam bentuk perlawanan terhadap tekanan dunia modern.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Goblin Mode begitu diminati oleh generasi muda, khususnya Gen Z:

Melawan Budaya Burnout

Gen Z tumbuh di era yang penuh dengan ketidakpastian ekonomi dan tekanan untuk selalu produktif.

Budaya kerja yang mendorong orang bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih lama seringkali berakhir pada kelelahan kronis atau burnout.

Goblin Mode menjadi bentuk pelarian yang relevan.

Generasi ini mulai menyadari pentingnya mengambil jeda tanpa merasa bersalah, memberikan diri mereka waktu untuk beristirahat, dan menikmati hidup tanpa harus terus-menerus mengejar kesempurnaan atau target produktivitas.

Penolakan terhadap Perfeksionisme

Salah satu daya tarik utama Goblin Mode adalah bagaimana ia menantang perfeksionisme yang sering dipaksakan oleh media sosial.

Norma sosial yang menuntut tampilan sempurna dan perilaku terkendali dianggap tidak realistis dan melelahkan.

Dengan Goblin Mode, Gen Z lebih memilih menerima ketidaksempurnaan dan menampilkan sisi manusiawi mereka tanpa rasa malu.

Ini adalah bentuk pemberontakan terhadap tekanan sosial untuk selalu terlihat "baik" di mata orang lain. 

Pelarian dari Dunia yang Over-Connected

Di tengah dunia yang semakin terkoneksi secara online, Goblin Mode juga menjadi cara Gen Z mencari pelarian atau escapism.

Kehidupan yang selalu terhubung dengan media sosial dan berita dapat membuat seseorang merasa kewalahan.

Goblin Mode menawarkan momen untuk mundur sejenak, beristirahat, dan menikmati waktu dengan diri sendiri.

Aktivitas seperti menonton video lucu di TikTok, menikmati junk food, atau sekadar scrolling timeline tanpa tujuan menjadi cara sederhana untuk meredakan stres dan tekanan.

Penting untuk dipahami bahwa Goblin Mode bukanlah tentang menyerah atau menjadi malas selamanya.

Ini bukan berarti berhenti bekerja atau mengabaikan masa depan.

Sebaliknya, Goblin Mode adalah tentang menemukan keseimbangan antara tanggung jawab dan kebutuhan untuk mereset diri.

Gen Z menyadari bahwa hidup tetap membutuhkan kerja keras dan dedikasi.

Namun, di saat dunia terasa berat dan penuh tekanan, Goblin Mode menjadi ruang bagi mereka untuk bernapas, melepaskan diri sejenak, dan kembali menghadapi tantangan dengan energi yang baru.

Fenomena ini mencerminkan kebutuhan generasi muda untuk memperjuangkan kesehatan mental dan kebebasan personal di tengah ekspektasi tinggi.

Dalam dunia yang semakin menuntut kesempurnaan, Goblin Mode mengajarkan bahwa menjadi manusia yang apa adanya adalah bentuk keberanian tersendiri. (*)

Editor : Riana M.
#istilah #penerimaan diri #generasi muda #Goblin mode #media sosial