Jawa Pos Radar Lawu – Artis kontroversial Nikita Mirzani atau Mikmir kembali trending setelah memberikan komentar tajam terkait perseteruan antara Shella Saukia, pemilik brand skincare, dengan Doktif, dokter detektif.
Dalam unggahan video di media sosial yang kini viral, Nikmir melontarkan kritik keras kepada Shella yang melabrak Doktif bersama rombongan.
Komentar Nikita Mirzani tentang Aksi Shella Labrak Doktif
Nikmir mengkritik tindakan Shella yang mendatangi Doktif bersama keluarga dan rombongan asisten.
Nikmir menyebut Shella Saukia dengan julukan Rahma Ular.
Ia menyebut tindakan tersebut tidak menunjukkan keberanian.
“Rahma ular kalau nyamperin Doktif itu jangan sekeluarga plus babu-babunya plus laki lu juga ikut. Yang disamperin itu perempuan sendirian. Maksudnya apa? Biar apa, hah?” ujar Nikmir dalam videonya.
Nikmir juga menyarankan agar Shella fokus bertanya kepada reseller produknya sendiri terkait asal produk yang diulas Doktif, daripada melibatkan banyak orang dalam aksi tersebut.
Sindiran Pedas Nikita kepada Shella Saukia
Tidak hanya itu, Nikita menyindir keberanian Shella yang dianggapnya tidak murni karena datang bersama rombongan.
“Kalau berani, datang sendiri. Itu baru diacungin jempol. Kalau datang satu RT, mana ada jempol,” kata Nikmir.
Ia juga menyinggung soal tindakan Shella yang membawa suami dan asisten dalam aksi pelabrakan tersebut, serta mengingatkan Shella untuk introspeksi diri atas menurunnya omzet produk yang dimilikinya.
“Rahma ular, kau ngapain? Kau bawa satu rumahmu, lakimu, Fitrah pun kau bawa, keponakan-keponakan, babu-babukmu kau bawa. Kalau kau benar, datang sendiri. Jangan ngeroyok perempuan satu!” tegas Nikmir
Pesan Nikmir untuk Shella, Crazy Rich Aceh
Nikmir tidak lupa memberikan pesan kepada Shella untuk lebih bersikap dewasa dan bertanggung jawab.
Ia menekankan pentingnya introspeksi diri dan berdoa dengan benar untuk menyelesaikan permasalahan ini.
“Makanya salat itu, doanya yang benar. Istigfar, Rahma ular (Shella). Jangan puas ngeroyok Doktif, terus posting-posting pula chat kau,” tutup Nikmir. (kid)
Editor : Nur Wachid