Jawa Pos Radar Lawu - ONIC Esports kembali menjadi sorotan setelah salah satu Brand Ambassador-nya, Lydia Onic, ramai diperbincangkan di media sosial terkait dugaan video 12 menit yang disebut mirip dirinya.
Meski belum ada bukti kuat, video Lydia Onic 12 menit yang viral tersebut telah memicu banyak spekulasi dan komentar publik, terutama di kalangan penggemar esports.
Ternyata, Lydia Onic bukanlah satu-satunya Brand Ambassador ONIC yang pernah mengalami isu serupa.
Pada tahun 2022, Kharisma Cahaya Putri atau yang akrab disapa Kayes, juga diterpa isu video yang sempat viral.
Saat itu, sebuah video yang beredar di platform X memperlihatkan sosok wanita yang disebut-sebut mirip dengan Kayes.
Video tersebut ramai dibahas, dan beberapa netizen mengklaim bahwa wanita di dalamnya adalah Kayes.
Namun, Kayes segera memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @ewkharis, pada 5 Agustus 2022.
Ia menegaskan bahwa wanita dalam video tersebut bukan dirinya dan menyebut video tersebut sebagai hasil editan.
Kayes juga meminta penggemar dan masyarakat luas untuk tidak mudah percaya pada kabar yang belum terbukti kebenarannya.
Baca Juga: Ganda Campuran Indonesia Dejan/Gloria Tersingkir di Babak 32 Besar Kumamoto Masters 2024
Baca Juga: Rinov/Pitha Lolos ke 16 Besar Kumamoto Masters 2024 Usai Tundukkan Ganda Thailand
Sebagai bentuk perlindungan, Kayes bahkan mengancam akan melaporkan pihak yang menyebarkan video palsu tersebut ke jalur hukum.
ONIC Esports, sebagai organisasi yang menaungi para Brand Ambassador-nya, menyatakan kesiapannya untuk mendukung langkah hukum yang mungkin diambil oleh Kayes.
Kasus ini menunjukkan bahwa para figur publik, terutama dalam industri esports, kerap menjadi sasaran penyebaran informasi palsu yang dapat merugikan reputasi mereka.
Kejadian serupa yang menimpa Lydia Onic dan Kayes ini menjadi pengingat bahwa penting bagi masyarakat untuk bersikap bijak dalam menerima informasi di media sosial. (kid)
Editor : Nur Wachid