Jawa Pos Radar Lawu - Cherry Lai, Co-owner Brandoville Studios menjadi sorotan publik setelah viral dugaan kasus kekerasan dan bullying yang melibatkan mantan karyawan, Christa Sydney.
Kasus ini telah mencuri perhatian berbagai pihak, termasuk warganet, yang mulai mengangkat berbagai fakta terkait Cherry Lai dan Brandoville Studios.
Berikut 7 fakta Cherry Lai, istri CEO Brandoville Studios Ken Lai terkait viral dugaan kasus bullying ke Christa Sydney dan mantan karyawan:
1. Brandoville Studios Viral di Media Sosial
Kasus ini pertama kali mencuat di platform media sosial setelah Ryan Adriandhy, seorang influencer, memposting tentang dugaan kekerasan dan eksploitasi karyawan di Brandoville Studios.
Dalam unggahannya, Ryan membagikan tangkapan layar bukti kekerasan yang dialami Christa Sydney selama bekerja di studio tersebut.
2. Cherry Lai Diduga Terlibat dalam Kasus Kekerasan Fisik dan Verbal
Cherry Lai, Co-owner sekaligus istri CEO Ken Lai, disebut sebagai sosok yang melakukan kekerasan fisik dan verbal terhadap Christa Sydney.
Menurut laporan, Christa Sydney diminta untuk melakukan tindakan menyiksa diri sendiri, seperti menampar wajahnya hingga ratusan kali sebagai bentuk hukuman, yang harus direkam dan dikirimkan sebagai bukti.
3. Mantan Karyawan Ramai-Ramai Buka Suara
Setelah kasus ini viral, beberapa mantan karyawan Brandoville Studios mulai buka suara tentang pengalaman mereka.
Banyak yang mengaku mengalami tekanan kerja, manipulasi, hingga eksploitasi selama bekerja di bawah pimpinan Cherry Lai dan Ken Lai.
4. Cherry Lai dan Brandoville Studios Disebut Dilaporkan ke Polisi
Ryan Adriandhy melalui akun Twitter X mengonfirmasi bahwa kasus kekerasan terhadap Christa Sydney telah resmi dilaporkan ke kepolisian.
Namun hingga kini, belum diketahui laporan dilayangkan ke kepolisian resor mana. Ryan juga menyebut bahwa Cherry Lai diduga telah meninggalkan Indonesia dan berada di luar negeri.
5. Brandoville Studios Punya Rekam Jejak Proyek Besar
Sebelum kasus ini mencuat, Brandoville Studios dikenal sebagai studio game art ternama yang terlibat dalam beberapa proyek besar, seperti Final Fantasy VII Remake, The Last of Us Part 1, dan Marvel Avengers.
Keterlibatan mereka dalam proyek-proyek tersebut menjadikan Brandoville Studios salah satu pemain besar di industri game art.
6. Brandoville Studios Diduga Berganti Nama Menjadi Laila Studios
Pasca viralnya kasus ini, muncul informasi bahwa Brandoville Studios telah ditutup dan berganti nama menjadi Laila Studios.
Nama baru tersebut dikabarkan masih di bawah kepemimpinan Ken Lai, yang juga suami dari Cherry Lai.
Perubahan nama ini menimbulkan spekulasi bahwa mereka mencoba menghindari dampak buruk dari kasus yang sedang berlangsung.
7. Komunitas Karyawan Mendapat Dukungan dari Lembaga Bantuan Hukum
Selain viral di media sosial, kasus ini juga mendapat perhatian dari berbagai komunitas pekerja yang mencoba membantu para korban.
Beberapa komunitas telah berkolaborasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk menindaklanjuti kasus ini secara hukum. (kid)