Jawa Pos Radar Lawu - LAILAI Studios, yang baru-baru ini muncul setelah transformasi dari Brandoville Studios, mencuri perhatian publik karena berbagai proyek berkelas yang pernah digarap oleh perusahaan tersebut.
Studio ini telah berkontribusi pada beberapa proyek AAA Games ternama, termasuk The Last of Us Part 1, Gears 5, Marvel Avengers, dan Final Fantasy VII Remake.
Ken Lai, pendiri sekaligus CEO LAILAI Studios, sebelumnya memimpin Brandoville Studios yang memiliki reputasi kuat dalam industri game dan animasi premium.
Namun, di balik prestasi gemilang ini, studio tersebut diterpa rumor terkait dugaan bullying karyawan, yang menyeret nama Cherry Lai, Co-Owner dan istri dari Ken Lai.
Cherry Lai diduga terlibat dalam berbagai aksi pelecehan verbal dan fisik yang terungkap melalui testimoni para mantan karyawan.
Beberapa di antaranya bahkan mengumpulkan bukti dalam bentuk dokumen yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Brandoville Studios, yang berdiri pada 2018, kemudian berganti nama menjadi LAILAI Studios pada 2024 setelah perusahaan itu menutup operasionalnya.
Perubahan nama ini dilakukan di tengah mencuatnya kasus dugaan bullying yang melibatkan pimpinan perusahaan.
Meski demikian, LAILAI Studios terus menunjukkan dedikasinya dalam menghasilkan karya-karya seni grafis komputer yang berkualitas tinggi, serta memperluas kemitraan dengan berbagai perusahaan global dalam industri game dan animasi.
Ken Lai, CEO LAILAI Studios, memiliki rekam jejak panjang di dunia game dan animasi.
Sebelum mendirikan Brandoville Studios, ia pernah bekerja di Electronic Arts (EA) selama lebih dari tujuh tahun, berkontribusi pada pengembangan berbagai AAA Games populer, sebagai berikut:
- Medal of Honor
- FIFA
- NBA Live
- Resident Evil: Operation Raccoon City
- The Last of Us Part 1
- Gears 5
- Marvel Avengers
- Final Fantasy VII Remake
Meski prestasi perusahaan tak terbantahkan, dugaan bullying di tempat kerja membuat Brandoville Studios, dan kini LAILAI Studios, menghadapi tantangan dalam menjaga citra perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Cherry Lai maupun Ken Lai terkait tuduhan tersebut. (kid)
Editor : Nur Wachid