Jawa Pos Radar Lawu - Selebgram Cut Intan Nabila masih mengucapkan selamat ulang tahun pernikahan kepada suaminya, Armor Toreador, meski hubungan mereka diwarnai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama lima tahun terakhir.
Intan sebelumnya membagikan video rekaman CCTV di media sosial yang memperlihatkan tindakan kasar suaminya, yang bahkan terjadi di depan anak-anak mereka.
Tepat pada Sabtu (24/8/2024), genap lima tahun pernikahan mereka, namun Intan menyebut ini akan menjadi perayaan anniversary yang terakhir.
Dalam sebuah unggahan berlatar gelap di Instagram pribadinya, @cut.intannabila, Intan mencurahkan isi hatinya dan mengungkapkan bahwa perjalanannya bersama Armor telah mencapai batas akhir.
"Apapun yang kita miliki tidak selamanya membersamai kita... Pada akhirnya selalu ada batasan disetiap perjalanan... Terimakasih untuk lima tahun ini, untuk suka duka dan sakit yang terpendam, maafkan jika cerita kita harus disaksikan oleh khalayak ramai...," tulisnya.
Armor kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Meski begitu, Intan menyebut suaminya tak pernah mengucapkan kata maaf atas tindak KDRT yang dilakukan. Namun, dirinya telah memilih untuk memaafkan perlakuan buruknya itu.
"Walau tak pernah terucap kata maaf, aku sudah memaafkan...," ungkapnya.
Di akhir unggahan, Intan menegaskan bahwa ini merupakan perayaan ulang tahun pernikahan yang terakhir. Setelah ini, ia akan fokus pada kebahagiaan dirinya dan ketiga anaknya.
"Selamat lima tahun pernikahan yang terakhir, aku akan terus berusaha kuat untuk kebahagiaan Afkar, Zara, dan Zhea. 24-08-2019 - 24-08-24," tutupnya.
Sebelumnya, Intan sempat membagikan rekaman CCTV dari Februari 2022 yang menunjukkan aksi kekerasan Armor. Ia awalnya menyimpan video tersebut karena merasa itu adalah aib, namun akhirnya ia memutuskan untuk mengungkapnya ke publik.
Dalam unggahannya, Intan juga membantah klaim Armor yang mengaku melakukan KDRT lebih dari lima kali, mengingat Intan merasa tindakan kekerasan tersebut terjadi lebih sering daripada yang bisa ia hitung.
"Lebih dari 5 kali? Saya saja tidak mampu menghitung berapa sering dia menyiksa saya," tulisnya.
Intan, juga menyampaikan permintaan maaf kepada anak-anaknya yang harus menyaksikan kekerasan di rumah dan berharap mereka bisa sembuh dari trauma bersama-sama.
"Maafin mama ya nak, setelah ini kita sembuhin trauma ini bareng-bareng," tutupnya. (*)
Editor : Riana M.