Jawa Pos Radar Lawu - Sejumlah link video yang diduga terkait dengan skandal perselingkuhan antara Azizah Salsha, istri Pratama Arhan, dan Salim Nauderer, kekasih Rachel Vennya, kini ramai diburu netizen.
Isu perselingkuhan ini mencuat setelah berbagai spekulasi dan dugaan yang beredar luas di media sosial.
Video Skandal Azizah Viral di Media Sosial
Beberapa video yang menampilkan Azizah Salsha mulai bermunculan di berbagai platform media sosial.
Video-video tersebut diduga diunggah oleh beberapa pihak yang merasa kesal dengan tindakan Azizah terhadap Pratama Arhan dan Rachel Vennya.
Video ini diklaim merupakan rekaman lama sebelum Azizah menikah dengan Arhan.
Video Call Azizah
Salah satu video yang paling banyak dibicarakan memperlihatkan Azizah sedang melakukan video call dengan seseorang.
Namun, video tersebut tidak menampilkan bagian sensitif apapun dan juga tidak jelas siapa lawan bicara dalam video call tersebut.
Meski demikian, spekulasi mengenai video tersebut terus berkembang di kalangan netizen yang penasaran dengan kebenaran isu perselingkuhan ini.
Reaksi Netizen dan Publik
Isu ini langsung memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang merasa kecewa dengan adanya dugaan perselingkuhan ini.
Terutama mengingat Pratama Arhan yang dikenal sebagai pemain Timnas Indonesia yang rendah hati dan dicintai banyak penggemar.
Di sisi lain, beberapa pihak juga mempertanyakan validitas dari video yang beredar, mengingat belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Azizah dan Arhan Belum Beri Klarifikasi
Hingga saat ini, baik Pratama Arhan maupun Azizah Salsha belum memberikan pernyataan resmi terkait semua isu yang beredar.
Sementara itu, Rachel Vennya, yang diduga terlibat dalam kisah ini, sempat mengunggah beberapa postingan yang menyiratkan bahwa ada kebenaran di balik rumor tersebut.
Skandal ini terus menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan banyak netizen yang mencari tahu lebih dalam tentang kebenaran isu ini.
Publik berharap agar Arhan dan Azizah segera memberikan klarifikasi agar tidak semakin banyak spekulasi yang berkembang. (kid)
Editor : Nur Wachid