Jawa Pos Radar Lawu - Adegan dari film dokumenter baru LE SSERAFIM yang menampilkan CEO HYBE Bang Si Hyuk mendapat kritikan luas secara online.
Dilansir dari Koreaboo, HYBE merilis serial dokumenter lima bagian tentang LE SSERAFIM pada Senin (29/7) yang berisi bagaimana perjuangan dan pertumbuban para anggota hingga saat ini.
Salam satu episode menampilkaan Yujin tengah berbincang dengan Bang Si Hyuk tentang masa sulit dalam berkarya.
Yujin LE SSERAFIM mengungkapkan perasaannya yang terganggu oleh kritikan publik atas teaser debutnya yang mana mengatakan ingin mengubah industri idola.
Yunjin menyebutkan bahwa dia sering menghadapi pertanyaan dari publik tentang seberapa besar dia mampu memenuhi janji tersebut.
Namun seiring berjalannya waktu, dia merasa lebih bertanggung jawab atas apa yang dia klaim dalam klip itu.
"Orang-orang melempar pertanyaan seperti, "Jadi, apa yang sudah kamu ubah?" "Bagaimana kamu akan membuat perubahan sendiri?"," terang Yujin.
"Awalnya, saya tidak terlalu memerhatikannya. Namun seiring berjalannya waktu, saya merasa lebih bertanggung jawab atas apa yang saya katakan. Jadi, saya merasa harus berbuat lebih banyak dan bertanya-tanya apakah saya sudah cukup berbuat," lanjutnya kemudian.
Bang Si Hyuk pun menanggapi kekhawatiran itu dengan menyuruh fokus pada penulisan lagunya tanpa memikirkan perusahaan dan publik.
Namun betizen bertentangan dengan peryataan Bang Si Hyun tersebut karena merasa bahwa HYBE harus lebih mempertimbangkan opini dan kritik publik untuk kebaikan.
Dominasi seruan ketidaksetujuan pun meningkat terhadap film dokumenter tersebut, yang menurut mereka dibuat HYBE untuk memanipulasi sentimen publik.
Karena diketahui saat ini HYBE menjadi topik karena kontroversi manajemen HYBE dan anak perusahaannya, Ador milik Min Hye Jin. (*)
Editor : Riana M.