Jawa Pos Radar Lawu - Kasus lama Vina Cirebon kembali terangkat paska rilisnya film horor bergenre kriminal yang sedang ramai diperbincangkan, Vina Sebelum 7 Hari.
Faktanya, film yang diadopsi dari kisah nyata ini banyak mencuri perhatian penonton.
Para netizen dibuat penasaran dengan jawah asli 3 pelaku yang diming-imingi sebagai kepala dalang kasus pada 2016 lalu.
Pada film yang sudah dirilis pada 8 Mei lalu, dapat dilihat kejadian sebenarnya yang menimpa Vina.
Diketahui gadis asal Cirebon tersebut berusia 16 tahun, dengan kecantikan alami yang dapat memikat hati salah satu anggota geng motor, Egi.
Dengan status kekasih orang Vina-pun menolak cinta Egi dan timbullah api asmara yang membuat Egi tidak bisa berfikir jernih.
Egi bersama dengan geng motornya mulai Menyusun rencana untuk balas dendam kepada Vina dengan melecehkan korban.
Tiba dihari yang sudah ditentukan sesuai rencana, Egi bersama geng motornya melancarkan aksinya saat Vina bersama sang kekasih sedang berada di jalan.
Momen tersebut memeberi peluang terhadap Egi dan geng motornya untuk menjalankan aksi.
Dimulai dari kejar-kejaran di jalan hingga penyeretan jasad Eki dan Vina ke sebuah jembatan dengan tujuan penyamaran kasus.
Dari rilisnya film Vina sebelum 7 hari ini keluarga berharap adanya keadilan yang bisa mereka dapatkan.
Hingga tiga pelaku yang sampai sekarang masih berkeliaran bisa segera diringkus aparat berwajib, agar tidak ada kisah Vina kedua.
Banyaknya penonton Film Vina sebelum 7 hari dapat mempermudah keluarga dalam menemukan biang dalam kasus ini.
Terbukti dari banyaknya netizen yang mulai mencari tahu keberadaan serta identitas asli Egi.
Meskipun agak musatahil namun keluarga berambisi adanya keajaiban hingga pelaku utama segera mendekam di penjara. (*)
Editor : Riana M.