Jawa Pos Radar Lawu - Media sosial Korea Selatan belakangan diramaikan oleh fenomena kuliner unik bernama Bapmericano.
Seperti namanya, hidangan ini merupakan kombinasi antara bap (nasi) dan Americano, kopi hitam favorit masyarakat Korea.
Meski terdengar aneh, justru keunikan itulah yang membuatnya meledak di TikTok, X, hingga menjadi tantangan seru di kalangan Gen Z.
Asal-usul Bapmericano: Dari Kebiasaan Mahasiswa ke Tren Nasional
Tren ini mulai mencuat sejak pertengahan 2025.
Sebuah video viral memperlihatkan seseorang menuangkan Americano dingin, lengkap dengan es batu, ke atas nasi instan.
Dia lalu mengaduknya kemudian menyantapnya dengan ekspresi puas.
Caption videonya sederhana, tapi langsung memicu rasa penasaran:
“Aku makan ini saat tidak punya selera makan tapi butuh energi.”
Baca Juga: Riset Terbaru: Minum Jus Jeruk Tiap Hari Ubah 3.790 Gen dan Tingkatkan Kesehatan Jantung!
Nama Bapmericano sendiri merupakan gabungan dari:
Bap = nasi
Americano = kopi hitam tanpa gula
Fenomena ini disebut-sebut berasal dari kebiasaan mahasiswa Korea yang membutuhkan sarapan cepat namun tetap ingin mendapatkan asupan kafein pagi hari.
Kenapa Bapmericano Bisa Viral?
1. Praktis untuk Rutinitas Padat
Dalam satu mangkuk, ada karbohidrat dan kafein sekaligus. Cocok bagi mereka yang butuh energi cepat di tengah jadwal super sibuk.
2. Selaras dengan Kultur Minum Kopi Orang Korea
Americano sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Korea. Mencampurnya dengan makanan lain bukan hal asing bagi pecinta kopi.
3. Menjadi Bahan Konten yang Unik dan “Absurd”
Nasi dicampur kopi? Jelas mudah menarik perhatian kreator dan penonton di media sosial.
4. Tantangan Seru untuk Gen Z
Bagi banyak orang, rasa bukan soal utama. Yang penting pengalaman mencoba hal nyeleneh. Tak sedikit yang membandingkannya dengan ochazuke, yaitu nasi siram teh khas Jepang.
Apakah Bapmericano Aman Dikonsumsi?
Boleh Dicoba, Tapi Jangan Keseringan
Tidak ada risiko besar jika mencobanya sesekali. Namun, Bapmericano tidak dianjurkan jadi menu harian karena beberapa alasan:
-
Kombinasi nasi dan kafein memicu lonjakan energi cepat yang turun lagi dalam 1–2 jam.
-
Kurang cocok untuk penderita diabetes atau gangguan gula darah.
-
Americano yang bersifat asam bisa memperparah maag atau GERD.
-
Kafein dapat menyebabkan jantung berdebar, gelisah, begah, hingga tekanan darah naik.
Singkatnya, Bapmericano cocok sebagai eksperimen seru mengikuti tren viral, tetapi bukan pilihan ideal sebagai sarapan rutin.
Bapmericano membuktikan bahwa media sosial bisa mengubah kebiasaan kecil menjadi tren besar. Meski kombinasi nasi dan Americano terdengar nyeleneh, antusiasme Gen Z membawanya menjadi fenomena kuliner Korea.
Penasaran ingin mencoba? Silakan, tapi tetap utamakan pola makan yang seimbang. (fin)
Editor : AA Arsyadani