Jawa Pos Radar Lawu – Kota Kediri yang dikenali dengan kuliner Tahu Takwanya ternyata juga memiliki kuliner yang unik dan menarik untuk di coba bagi wisatawan yang berkunjung di Kota Kediri, Sate Emprit tentunya.
Sesuai dengan namanya yaitu Sate Emprit, sate yang satu ini tidak menggunakan daging pada umumnya, seperti daging ayam atau kambing.
Tetapi sate yang berasal dari Kota Kediri ini malah menggunakan daging Burung Emprit yang sering di anggap hama sawah oleh petani.
Walaupun dilihat dari fisik Burung Emprit yang terlihat kecil, Tetapi dari rasa dan aroma tidak kalah enak dengan Sate Ayam ataupun Kambing pada umumnya.
asal Mula Sate Emprit
Ide dari Sate Emprit ini bermula dari sosok Mbah Darmo yang suka menjual Burung Emprit sewaktu masih duduk dibangku SMK.
Awalnya Mbah Darmo membeli sekitar 200 Burung Emprit yang akan dijual lagi, namun 100 diantaranya mati karena stress.
Tidak ingin dirinya rugi, Mbah Darmo pun mengolah daging Emprit menjadi sate yang ber bekalkan pengalamannya berjualan Sate Ayam.
Dari cara mengolah Burung Emprit berbeda jauh dengan cara mengolah daging ayam. Jika salah dalam pengolahannya saja daging Emprit akan menjadi amis dan tidak layak untuk dijual.
Seputar Sate Emprit
Agar daging Burung Emprit tidak amis, memarinasinya dengan menggunakan asam jawa. Diketahui juga daging dari Burung Emprit ini juga memiliki khasiat untuk penyembuhan jantung dan menambah stamina.
Selain diolah menjadi Sate Emprit, ternyata daging dari Burung Emprit dapat juga diolah menjadi Krengseng Emprit, Steak Emprit atau Emprit Goreng.
Tetapi yang terkenal ke wisatawan tetap Sate Emprit, dan menjadi buruan dari banyaknya wiatawan luar kota yang sedang berkunjung di Kota Kediri. (ahyar-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid