Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kuliner Khas Kota Kediri Ini Ternyata Jadi Penghubung Antara Tiongkok dan Kediri pada Masa Lampau, Ini Sejarahnya!

Nur Wachid • Kamis, 9 Oktober 2025 | 18:42 WIB
tahu takwa menjadi simbol hubungan antara tiongkok dan kediri
tahu takwa menjadi simbol hubungan antara tiongkok dan kediri

Jawa Pos Radar Lawu – Kediri dan tahu kuningnya yang sering disebut tahu takwa sudah menjadi ikon dan kuliner khas Kota Kediri. Kuliner ini juga sudah ada dari 100 tahun yang lalu dan memiliki keterkaitan dengan sejarah Tiongkok masa lalu. 

Tahu takwa juga sudah menjadi kuliner khas kediri sejak 1912. Keberadaan dari tahu takwa berawal dari imigran tiongkok yang menetap di kediri.

Pada tahun 1900, banyaknya pendatang dari tiongkok yang memasuki kota kediri memberikan suatu kulturasi budaya yang berkolaborasi dengan kota kediri.

asal dan sejarah

Bermula dari kebiasaan orang tiongkok yang sering menjadikan tahu sebagai bahan utama olahan untuk berbagai jenis sajian yang dikonsumsi oleh mereka, yang kemudian berinovasi untuk membuat tahu di daerah kediri,

dimana menurut mereka air di kediri hampir sama jenisnya dengan air di tempat asal mereka. Dari situlah kemudian imigran tiongkok tertarik untuk membuat tahu di kediri.

Pemilihan Warna kuning dari tahu takwa sendiri dikatakan sebagai simbol dari kota kediri sendiri yang identik dengan bangunan bernuansa kuning di sepanjang jalan.

Perubahan dari warna itu pun juga menyiratkan sebuah arti hubungan tiongkok dan kediri.

Penamaan tahu takwa, diambil dari suku hokkian yang bernama “Kwa” sehingga pemasukan nama dari tahu menjadikan istilah “Takwa” dalam bahasa jawa, dan menjadi penghubung antara tiongkok dan kediri.

rasa dan tekstur tahu takwa

Perbedaan dari tahu lainnya yaitu di mana tahu takwa ini memiliki tekstur kenyal dan tidak berair sperti kebanyakan tahu, sehingga ketika dipotong tidak muncrat atau mengeluarkan air dari dalam tahu.

Dari segi rasa, tahu takwa memiliki rasa yang gurih tanpa rasa masam sama sekali jika digoreng bagian dari luarnya akan berubah menjadi kering dan renyah, sedangkan bagian dalam tetap akan lembut dan kenyal.

Tahu kuning yang alami dari kunyit ini bisa kamu dapatkan dan menjadi pilihan sebagai buah tangan atau oleh-oleh yang bisa dibawa pulang, dikenal juga dengan tahan lama dan tidak cepat basi. (ahyar-mg-uinpo/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#sejarah #kuliner khas #tahu takwa #Kota Kediri #tiongkok