Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Ada Tempat Keramat di Bawah Jembatan Perbatasan Jateng-Jatim di Tawangmangu, Konon Lokasi Semedi Tiga Presiden

Mizan Ahsani • Kamis, 25 Januari 2024 | 04:30 WIB
DISAKRALKAN: Pertapaan Bancolono berada di bawah jembatan perbatasan Jateng dan Jatim di Tawangmangu. (ISTIMEWA)
DISAKRALKAN: Pertapaan Bancolono berada di bawah jembatan perbatasan Jateng dan Jatim di Tawangmangu. (ISTIMEWA)

KARANGANYAR, Jawa Pos Radar Lawu - Gunung Lawu bukan tempat yang asing bagi masyarakat Jawa. Selain alam, banyak tempat keramat yang jadi destinasi wisata religi.

Setiap tahunnya, tak terhitung banyaknya orang yang ziarah ke Gunung Lawu maupun ke sejumlah tempat yang dianggap keramat dan disakralkan. Salah satunya, Pertapaan Bancolono.

Lokasi pertapaan ini terbilang unik lantaran berada di bawah Jembatan Bancolono yang menjadi perbatasan antara Jateng (Karanganyar) dan Jatim (Magetan).

Secara administratif, Pertapaan Bancolono sudah masuk dalam wilayah Desa Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar.

Dikutip dari situs resmi Desa Ngancar, Magetan, Pertapaan Bancolono konon merupakan tempat petilasan para pemimpin besar terdahulu.

Salah satunya Raja Brawijaya V yang merupakan raja terakhir Kerajaan Majapahit.

Sarju, juru kunci Oertapaan Bancolono, menceritakan bahwa Brawijaya V dan para pengawal lari ke Gunung Lawu usai Majapahit tumbang.

Sebelum naik ke puncak Gunung Lawu, raja, kerabat, dan para pengawalnya bersuci dengan mandi di sebuah sendang atau sumur.

"Para kerabat raja yang putri bersuci di Sendang Wedok (sendang putri) di sebelah timur. Dan yang putra bersuci di Sendang Lanang (putra)," tuturnya.

"Mereka juga diwajibkan minum air suci yang mengalir," kata pria yang akrab disapa Mbah Sarju ini.

Setelah bersuci, Brawijaya V dan pengawalnya mendaki Gunung Lawu hingga puncak. Sesampainya di sana, mereka mendirikan kerajaan.

Nah, tempat mandi Raja Brawijaya V inilah yang saat ini dikenal sebagai Pertapaan Bancolono.

Pertapaan ini masih dianggap keramat oleh banyak orang. Menurut kepercayaan orang, mereka yang tirakat di pertapaan ini, hampir semua permohonannya terkabul.

Sebagai juru kunci, Mbah Sarju sudah sering melihat banyak orang berkunjung ke Pertapaan Bancolono.

Baik untuk berdoa, bersemedi, meminta keselamatan, jodoh, kesehatan, pangkat, atau kelancaran rezeki.

Bahkan menurut dia, tak sedikit para pejabat datang untuk melakukan meditasi.

Tiga presiden sudah sempat datang. Antara lain Soekarno, Soeharto, dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Sejumlah bupati dan wali kota juga hadir.

"Para calon-calon pemimpin daerah juga banyak yang datang. Tidak hanya dari Jawa, dari luar Jawa juga banyak," beber Mbah Sarju. (naz)

 

Editor : Mizan Ahsani
#bancolono #magetan #wisata religi #sakral #keramat #tawangmangu #lawu #pertapaan