KARANGANYAR, Jawa Pos Radar Lawu - Insiden dramatis terjadi di Gunung Lawu, tepatnya di kawasan Kawah Candradimuka, ketika seorang pendaki asal Grogol, Sukoharjo, bernama Himal Ramadhan (17), terpeleset saat mendaki pada Jumat (30/8/2024).
Evakuasi terhadap pendaki muda ini berlangsung dramatis dan melibatkan tim gabungan dari relawan, Basarnas, BPBD Karanganyar, dan Anak Gunung Lawu.
Kronologi Kejadian
Insiden ini bermula ketika Himal Ramadhan bersama rekannya berusaha mencapai Kawah Candradimuka, salah satu area pendakian yang terkenal dengan medannya yang curam dan berbahaya.
Saat hendak naik menggunakan tali di Pos 2 jalur pendakian Cemoro Kandang, Himal tiba-tiba terpeleset dan terjatuh, menyebabkan kakinya keseleo hingga ia tidak mampu melanjutkan pendakian.
Mendengar laporan dari rekannya, tim gabungan segera merespons dan memulai operasi evakuasi.
"Survivor mengalami keseleo kaki dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Tim langsung bergerak setelah menerima laporan," ungkap Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno.
Evakuasi di Medan Terjal
Proses evakuasi Himal berlangsung menantang mengingat medan Gunung Lawu yang curam, terutama di sekitar Kawah Candradimuka yang dikenal berbahaya.
Tim evakuasi harus bekerja ekstra hati-hati untuk mengevakuasi korban dari lokasi kejadian ke pos pendakian terdekat.
Meskipun kondisi medan sulit, tim gabungan berhasil mengevakuasi Himal dengan cara ditandu menuju pos pendakian Cemoro Kandang, tempat ia kemudian mendapatkan perawatan medis dari tim kesehatan setempat.
"Proses evakuasi berjalan dramatis, namun berkat kerjasama tim, survivor berhasil diselamatkan dan kondisinya stabil," tambah Hendro.
Keselamatan Pendaki di Gunung Lawu
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan persiapan yang matang sebelum mendaki Gunung Lawu, terutama di jalur yang berbahaya seperti Kawah Candradimuka.
Pendaki diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. (kid)
Editor : Nur Wachid