Jawa Pos Radar Lawu - Tinggi badan memang banyak dipengaruhi faktor genetik. Namun, gen bukan satu-satunya penentu.
Pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, hingga kebiasaan sehari-hari punya peran besar dalam mengoptimalkan pertumbuhan tubuh, terutama di usia remaja.
Pada laki-laki, masa pertumbuhan tinggi badan umumnya berlangsung hingga usia 14–19 tahun.
Sementara pada perempuan, pertumbuhan biasanya melambat dan berhenti sekitar usia 16 tahun.
Di rentang usia inilah olahraga peninggi badan dapat membantu merangsang pertumbuhan tulang, menjaga postur tetap ideal, dan mendukung perkembangan tinggi badan secara maksimal.
Olahraga yang tepat bukan hanya membuat tubuh lebih sehat, tetapi juga membantu meregangkan tulang belakang, memperkuat otot penopang tubuh, serta menstimulasi pertumbuhan tulang selama masa pertumbuhan aktif.
Pilihan Olahraga Peninggi Badan yang Bisa Dicoba Secara Rutin
Berikut beberapa olahraga yang dikenal efektif membantu mendukung pertumbuhan tinggi badan secara alami.
1. Basket
Basket sering disebut sebagai olahraga peninggi badan karena melibatkan banyak lompatan, lari, dan peregangan tubuh. Gerakan tersebut membantu melancarkan aliran darah ke tulang dan merangsang pertumbuhan, terutama pada anak dan remaja yang masih berada di fase tumbuh.
2. Lompat Tali
Lompat tali merupakan olahraga sederhana namun efektif untuk menstimulasi pertumbuhan tulang. Gerakan melompat berulang membantu memperkuat tulang kaki, menjaga postur tubuh, serta melatih koordinasi. Olahraga ini bisa dilakukan sekitar tiga kali seminggu dengan durasi singkat namun konsisten.
3. Pull Up
Pull up membantu meregangkan tulang belakang sekaligus memperkuat otot punggung dan lengan. Posisi menggantung memberi efek peregangan alami pada tulang belakang yang berperan dalam postur dan tinggi badan. Bagi pemula, latihan bisa dimulai dengan durasi pendek dan ditingkatkan secara bertahap.
4. Berenang
Berenang termasuk olahraga peninggi badan yang aman dan menyeluruh. Hampir seluruh otot tubuh bekerja saat berenang, terutama otot punggung dan tulang belakang. Gaya bebas dan gaya dada dikenal efektif membantu peregangan tubuh dan menjaga postur tetap tegak.
5. Bulu Tangkis
Bulu tangkis melibatkan kombinasi lari cepat, loncatan, dan peregangan tubuh. Aktivitas ini membantu menjaga keseimbangan tubuh serta mendukung pertumbuhan tulang selama masa remaja. Selain itu, bulu tangkis juga meningkatkan kelincahan dan daya tahan tubuh.
6. Voli
Voli mengandalkan gerakan melompat dan memukul bola secara berulang. Aktivitas ini melatih otot dan tulang yang berperan dalam pertumbuhan tinggi badan. Jika dilakukan secara rutin, voli dapat membantu merangsang pertumbuhan tulang secara alami.
Selain enam olahraga di atas, aktivitas lain seperti sepak bola, bersepeda, trampolin, dan yoga juga bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan serta memperbaiki postur tubuh.
Tips Agar Manfaat Olahraga Peninggi Badan Lebih Optimal
Sebelum berolahraga, lakukan pemanasan untuk mencegah cedera dan akhiri dengan pendinginan.
Konsistensi menjadi kunci utama, olahraga yang dilakukan rutin selama masa pertumbuhan akan memberikan hasil yang lebih optimal.
Meski masa pertumbuhan tinggi badan telah terlewati, olahraga tetap penting untuk menjaga postur tubuh tetap tegak sehingga tubuh terlihat lebih tinggi dan proporsional.
Selain itu, pastikan kebutuhan tidur tercukupi dan asupan nutrisi terpenuhi, terutama kalsium dan vitamin D yang penting bagi kesehatan tulang.
Jika diperlukan, konsumsi suplemen sebaiknya sesuai anjuran dokter agar tetap aman. (fin)
Editor : AA Arsyadani