Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Anak Bermain Smartphone sebelum Usia 12 Tahun Berisiko Lebih Tinggi Mengalami Depresi, Kurang Tidur, hingga Obesitas!

Rimba Febriani • Selasa, 9 Desember 2025 | 19:50 WIB
penggunaan smartphone terlalu dini bisa meningkatkan risiko depresi, gangguan tidur, hingga obesitas pada anak.
penggunaan smartphone terlalu dini bisa meningkatkan risiko depresi, gangguan tidur, hingga obesitas pada anak.

Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics mengungkap fakta penting tentang dampak penggunaan smartphone pada anak.

Riset ini menemukan bahwa anak-anak yang mulai menggunakan ponsel sebelum usia 12 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan fisik maupun mental.

Penelitian tersebut dilakukan oleh tim dari Children’s Hospital of Philadelphia, University of California Berkeley, dan Columbia University, yang menganalisis data lebih dari 10.000 anak dan remaja usia 9–16 tahun melalui Studi Perkembangan Kognitif Otak Remaja (2018–2020).

Dampak Serius Jika Anak Terlalu Dini Memakai Smartphone

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang sudah memiliki smartphone sebelum usia 12 tahun memiliki risiko:

dibanding anak yang belum memakai smartphone pada usia tersebut.

Yang lebih mengkhawatirkan, semakin muda usia anak saat mengenal smartphone, semakin besar risikonya.

Peneliti juga mencatat bahwa anak yang mulai memakai ponsel sejak 12 tahun dan terus meningkat penggunaannya hingga usia 13 tahun menunjukkan gejala kesehatan mental serta kualitas tidur yang semakin menurun setahun kemudian.

Mengapa Penggunaan Smartphone Dini Bisa Berbahaya?

Para peneliti mengungkapkan beberapa faktor pemicu mengapa smartphone berdampak buruk pada perkembangan anak, terutama jika dimulai terlalu dini:

Kebiasaan ini menyebabkan tubuh dan otak anak berada dalam kondisi stres berkepanjangan, yang berdampak pada kesehatan emosional dan perkembangan fisik.

Rekomendasi Penting untuk Orang Tua

Menurut penulis utama penelitian, Dr. Ran Barzilay, hampir semua remaja pada akhirnya akan memiliki smartphone.

Karena itu, fokus orang tua seharusnya adalah mengatur dan mengawasi penggunaannya, bukan melarang secara total.

Berikut rekomendasinya:

“Sangat penting bagi anak muda untuk mengambil jeda dari ponsel dan menggantinya dengan aktivitas fisik, karena ini terbukti melindungi dari obesitas dan meningkatkan kesehatan mental.” (fin)

Editor : AA Arsyadani
#obesitas anak #kesehatan anak #Depresi Anak #Bahaya SmartPhone #anak kecanduan gadget #smartphone #anak kecanduan gawai