Jawa Pos Radar Lawu- Menyusui eksklusif selama 6 bulan adalah impian setiap ibu.
Tapi, bagi ibu bekerja, itu artinya harus akrab dengan ASI perah (ASIP).
Jangan salah, menyimpan ASIP itu ada ilmunya, lho!
Kualitas ASIP yang bagus kuncinya ada di cara penyimpanan yang benar. Kenapa penting?
Karena ASIP yang disimpan dengan tepat punya lebih sedikit bakteri. Penasaran gimana caranya?
Yuk, intip 6 cara menyimpan ASIP agar tetap segar dan nutrisinya terjaga buat si Kecil!
Panduan Lengkap Menyimpan ASI Perah agar Kualitasnya Terjaga
ASI perah adalah "emas cair" yang berharga bagi bayi. Agar manfaatnya maksimal, perhatikan detail penyimpanannya. Ini dia panduan lengkapnya:
1. Suhu Ruangan: Hati-Hati, Cuma Tahan 3-4 Jam!
ASIP yang baru diperah bisa disimpan di suhu ruangan (sekitar 10-29°C). Tapi, durasinya terbatas! Di suhu 27-32°C, ASIP hanya bertahan 3-4 jam. Jika ruangan lebih dingin dan kebersihan terjaga, bisa bertahan hingga 6-8 jam. Perhatikan suhu ruanganmu ya, Bu!
2. Kulkas: Solusi Jangka Menengah hingga 72 Jam!
Mau ASIP lebih tahan lama? Masukkan ke kulkas!
-
Di kotak pendingin (cooler box) dengan es beku atau blue ice (suhu sekitar 15°C), ASIP bisa awet hingga 24 jam.
-
Di kulkas bagian bawah (suhu 4°C, tempat menyimpan sayuran), ASIP bisa bertahan 48-72 jam. Bakteri jadi susah tumbuh!
Baca Juga: 9 Manfaat Kayu Manis Ini Bikin Lambung Happy, Gula Darah Aman, dan Tubuh Makin Sehat!
3. Freezer: Bekukan untuk Penyimpanan Hingga 3 Bulan!
Ini dia rahasia ASIP awet berbulan-bulan! ASIP yang dibekukan di freezer dengan suhu -20°C terbukti aman setidaknya hingga 3 bulan. Nutrisi penting seperti vitamin A, E, B, protein, lemak, enzim, dan antibodi tetap terjaga. Simpan ASIP di bagian dalam freezer untuk menghindari perubahan suhu saat pintu dibuka tutup. Pastikan wadah tertutup rapat ya!
4. Bagi ke Wadah Kecil-Kecil, Hindari Pemborosan!
Saat menyimpan ASIP, baik di kulkas atau freezer, sebaiknya bagi ke beberapa wadah kecil (sekitar 60-100 ml). Kenapa? Karena ASIP yang sudah dihangatkan tapi tidak habis harus dibuang. Dengan wadah kecil, kamu bisa menyesuaikan porsi yang diminum bayi, jadi ASIP tidak terbuang sia-sia.
5. Beri Label Lengkap, Jangan Sampai Lupa!
Sebelum menyimpan, jangan lupa beri label pada setiap wadah! Cantumkan tanggal dan jam ASIP diperah, serta nama anak jika ASIP akan dititipkan di daycare. Oh ya, jangan isi wadah sampai penuh ya, sisakan sedikit ruang karena ASI akan mengembang saat membeku.
6. Jangan Campur ASIP Baru dengan ASIP Dingin!
Hindari mencampur ASIP yang baru diperah (masih hangat) dengan ASIP yang sudah didinginkan. Jika ingin menggabungkan, dinginkan dulu ASIP yang baru di kulkas (bukan freezer) dalam wadah terpisah. Tunggu sampai suhunya sama dingin, baru bisa digabungkan. Daya simpan ASIP berlaku berdasarkan tanggal dan waktu perah yang paling awal.
Cara Menyajikan ASI Perah yang Aman untuk Bayi
Setelah tahu cara menyimpannya, penting juga tahu cara menyajikannya agar tetap aman dan nyaman buat si Kecil:
-
Hangatkan dengan Air Panas: Cara terbaik menghangatkan ASIP yang dingin adalah dengan merendam botolnya dalam mangkuk berisi air panas. Pastikan suhunya sudah cukup hangat sebelum diberikan ke bayi.
-
Cairkan ASIP Beku dengan Benar:
-
Pindahkan botol ASIP beku ke kulkas bagian bawah selama 4 jam hingga mencair, lalu hangatkan dengan air panas.
-
Atau, siram botol ASIP beku (tertutup rapat) dengan air keran mengalir. Setelah mulai mencair, siram dengan air hangat lalu rendam di mangkuk berisi air panas.
-
-
Jauhi Microwave & Suhu Ruangan: Jangan pernah menghangatkan ASIP dengan microwave karena bisa menghilangkan enzim penting. Hindari juga mendiamkan ASIP di suhu ruangan untuk mencair atau menghangatkan, karena bisa memicu pertumbuhan bakteri.
-
Gunakan Sendok atau Cup Feeder: Untuk mencegah bayi bingung puting, sebaiknya berikan ASIP menggunakan sendok atau cup feeder, bukan dot botol. Ini bantu menjaga pelekatan langsung pada payudara. (fin)