Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Bangun Tidur Tubuh Pegal? 6 Penyebab dan Cara Atasinya Biar Badan Segar Tiap Pagi!

Arif Santosa • Selasa, 10 Juni 2025 | 00:45 WIB
Tubuh terasa pegal setelah bangun tidur, berikut penjelasannya.
Tubuh terasa pegal setelah bangun tidur, berikut penjelasannya.

Jawa Pos Radar Lawu – Bukannya segar, justru bangun tidur malah terasa sakit dan pegal-pegal? Kondisi ini ternyata umum dialami banyak orang, namun sering dianggap sepele.

Padahal, bila dibiarkan, pegal saat bangun tidur bisa berdampak pada kesehatan tulang belakang dan produktivitas harian.

Menurut dr. Yuni Rahmawati, seorang fisioterapis, penyebab utama badan terasa kaku setelah tidur antara lain posisi tidur yang salah, kasur yang tidak ergonomis, hingga kurangnya peregangan sebelum tidur.

“Kalau dibiarkan, pegal ini bisa berlanjut menjadi nyeri otot kronis atau gangguan tulang belakang,” tegasnya.

Bangun Tidur Tubuh Pegal? 6 Penyebab dan Cara Atasinya Biar Badan Segar Tiap Pagi!

Masalah ini tidak selalu menandakan penyakit serius, tapi bisa disebabkan oleh kebiasaan yang salah, seperti:

Posisi tidur tidak ergonomis, seperti tengkurap terlalu lama atau tidur telentang dengan bantal terlalu tinggi.

Kasur tidak menopang tubuh dengan baik, terlalu keras atau justru terlalu empuk.

Bantal tidak sesuai sehingga leher dan tulang belakang tidak sejajar.

Kurang aktivitas fisik, menyebabkan otot menjadi kaku saat malam.

Stres dan kualitas tidur buruk, membuat tubuh tidak benar-benar rileks saat tidur.

Solusi dan Gaya Tidur Ideal agar Bangun Lebih Nyaman

1. Tidur Menyamping dengan Lutut Ditekuk

Gaya tidur seperti posisi janin membantu menjaga kelengkungan alami tulang belakang dan mengurangi tekanan di punggung bawah.

2. Gunakan Kasur dan Bantal yang Tepat

Pilih kasur dengan tingkat kekerasan sedang dan bantal yang menopang leher sejajar dengan bahu agar postur tubuh tetap stabil saat tidur.

3. Lakukan Peregangan Sebelum Tidur

Coba gerakan ringan atau stretching malam hari. Yoga dengan durasi 5–10 menit bisa meningkatkan kelenturan dan menghindari otot kaku.

4. Ciptakan Lingkungan Tidur Nyaman

Pastikan ruangan sejuk, cahaya redup, dan minim kebisingan. Ini penting untuk mencapai tidur berkualitas dan memperbaiki siklus tidur alami.

5. Konsisten Jam Tidur dan Bangun

Bangun dan tidur pada jam yang sama setiap hari membantu tubuh mengenali ritme sirkadian dan mencegah rasa lelah saat bangun.

6. Gunakan Bantal Tambahan

Tambahan bantal di antara lutut (untuk tidur menyamping) atau di bawah lutut (untuk tidur telentang) dapat mengurangi tekanan pada pinggang dan punggung.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluhan tidak kunjung membaik setelah seminggu, atau disertai gejala seperti nyeri tajam, kesemutan, atau sulit bergerak, segera konsultasikan ke dokter.

Pemeriksaan lebih lanjut seperti MRI atau rontgen mungkin diperlukan untuk melihat kondisi tulang dan saraf.

Tidur yang ideal seharusnya membuat tubuh segar, bukan justru menimbulkan rasa sakit. Dengan mengenali penyebab dan memperbaiki kebiasaan tidur, Anda bisa bangun pagi dengan tubuh lebih ringan, segar, dan siap beraktivitas. (rif/kid)

Editor : Nur Wachid
#penyebab #tidur #tidur berkualitas #solusi #pegal