Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang menjadikan telur rebus sebagai pilihan sarapan karena praktis dan kaya gizi.
Nggak heran, telur rebus mengandung berbagai nutrisi penting seperti antioksidan, vitamin B, dan kolin yang baik untuk tubuh.
Menurut Jeremy O'Neal, ahli gizi bersertifikat dari Program Bedah Bariatrik UI Health, cara terbaik menikmati telur adalah dengan tidak menambahkan minyak atau lemak ekstra saat memasaknya.
Nah, itu sebabnya telur rebus dianggap salah satu cara paling sehat untuk menyantap telur.
Beberapa orang memilih makan telur rebus langsung, sementara yang lain lebih suka mencampurnya ke dalam salad atau menu lainnya.
Tapi, bolehkah makan telur rebus setiap hari? Apakah ada efek sampingnya? Yuk, simak penjelasan para ahli yang dilansir dari USA Today berikut ini.
Kandungan dan Manfaatnya.
Satu butir telur rebus besar mengandung sekitar 72 kalori, 5 gram lemak, dan 6–7 gram protein.
Kuning telur juga mengandung banyak vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, B, zat besi, folat, dan seng.
Menurut ahli gizi Jeremy O'Neal, telur adalah sumber kolin yang sangat baik, yaitu nutrisi penting untuk fungsi otak, otot, dan kehamilan.
Meski tinggi protein, telur saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.
Umumnya, orang dewasa butuh 0,8 gram protein per kg berat badan, bahkan lebih tinggi jika aktif berolahraga atau sedang hamil.
Bolehkah Makan 2-3 Telur Rebus per Hari? Ini Kata Ahli Gizi
Menurut ahli gizi Jeremy O'Neal, makan 2 hingga 3 telur rebus per hari aman-aman saja, asalkan bagian dari pola makan yang seimbang.
Pedoman Gizi Amerika 2020–2025 menyarankan agar kita mengkonsumsi berbagai jenis makanan sehat, termasuk buah, sayur, biji-bijian, produk susu atau alternatif seperti kedelai, minyak sehat, dan sumber protein berkualitas.
Spesialis gaya hidup Dr. Amar Dave menambahkan, penting untuk memvariasikan sumber protein, agar kebutuhan nutrisi lebih terpenuhi.
Selain telur, kamu juga bisa mendapatkan protein dari daging tanpa lemak, ayam, gandum utuh, kacang-kacangan, biji-bijian, lentil, hingga tahu.
Jadi, jika kamu suka makan telur rebus setiap hari, nggak perlu khawatir asal tetap imbangi dengan makanan bergizi lainnya.
Apakah aman makan telur rebus jika punya kolesterol tinggi?
Banyak yang bertanya, Menurut ahli gizi Jeremy O'Neal, kuning telur memang mengandung kolesterol cukup tinggi, sekitar 200 mg per butir, berdasarkan data dari USDA.
Namun, menurut Dr. Amar Dave, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa konsumsi kolesterol dari makanan, seperti telur secara langsung menyebabkan kolesterol darah tinggi atau penyakit jantung.
Yang lebih penting untuk diperhatikan adalah asupan lemak jenuh. Pola makan tinggi lemak jenuh justru lebih berkaitan erat dengan peningkatan kolesterol darah dan risiko penyakit jantung serta stroke.
Kabar baiknya, telur rebus masih bisa dikonsumsi dalam jumlah wajar, meski Anda memiliki kolesterol tinggi.
O'Neal menyarankan untuk tetap menjaga pola makan seimbang kurangi lemak jenuh dari sumber lain seperti daging merah atau makanan olahan, dan perbanyak konsumsi sayuran.
Dengan begitu, telur rebus tetap bisa jadi sumber protein sehat dalam menu harian Anda, tanpa harus merasa bersalah.
(*/naz)
Penulis : Fauzia Adelia Cahya Ningrum/Politeknik Negeri Madiun