Jawa Pos Radar Lawu - Tumbuhan kelembak atau bagi sebagian orang disebut kelembak merupakan jenis tumbuhan obat yang dikenal cukup luas di masyarakat.
Tumbuhan ini biasanya hidup di dataran tinggi dan bersuhu dingin seperti di daerah pegunungan.
Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri bunganya yang majemuk dan berwarna putih serta daunnya yang berukuran sangat lebar dengan bagian tepi daun bergerigi.
Di beberapa wilayah tumbuhan kelembak digunakan sebagai tumbuhan obat.
Berbagai manfaat pengobatan dari tumbuhan ini dihasilkan dari berbagai kandungan senyawa kimia yang dimilikinya seperti flavonoid, reumemodin, krisofanol, glikosida, rafontisin, saponin, frangula emodin, polifenol dan antra glikosida.
Lantas apa saja manfaat dari tumbuhan ini?
berikut manfaat yang bisa didapatkan dari tumbuhan kelembak
1. Mengatasi sembelit
Kelembak sangat terkenal digunakan sebagai tumbuhan yang dapat membantu mengatasi sembelit atau susah buang air besar.
Hal ini dikarenakan sifat laksatif atau pencahar yang dimiliki oleh daun kelembak yang sangat baik untuk mengatasi sembelit sehingga pergerakan kotoran di usus lebih cepat dan lancar. Bagian yang digunakan dalam mengatasi sembelit adalah akar dan batang yang direbus kemudian air rebusannya diminum.
2. Membantu mengatasi diare
Akar kelembak mengandung sifat bitter stomathic yaitu istilah yang ditujukan pada makanan-makanan yang memiliki manfaat mengencangkan, menyehatkan dan memperbaiki fungsi perut.
Kelembak juga memiliki efek astringent yang dapat membantu mengerutkan selaput lendir pada usus untuk mengurangi pengeluaran cairan dari usus. Hal ini menjadikan kelembab sebagai salah satu solusi untuk mengatasi diare.
3. Mencegah penuaan dini
Kelembak memiliki kandungan antioksidan yang sangat baik untuk mencegah penuaan dini sehingga wajah akan terlihat lebih awet muda dan terhindar dari kerutan di wajah yang muncul terlalu cepat.
Karena kandungan antioksidan yang dimiliki akan mengurangi secara efektif kerutan yang ada pada wajah.
4. Mengatasi penggumpalan darah dalam tubuh
Adanya gumpalan darah di dalam tubuh merupakan kondisi yang kurang baik bagi kesehatan.
Penggumpalan itu terjadi akibat beberapa faktor seperti merokok, kondisi hamil, kurang bergerak cedera dan lain sebagainya. Selain itu terlambat juga sangat bermanfaat untuk menghentikan pendarahan yang terjadi di luar permukaan kulit seperti adanya luka luar.
5. Mengurangi resiko penyakit jantung
Kelembak memiliki kandungan antioksidan yang apabila dikonsumsi dapat membantu tubuh menghambat perkembangan radikal bebas.
Seperti yang kita ketahui perkembangan radikal bebas dapat memicu perkembangan sel-sel kanker dan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
Meskipun kaya akan manfaat Namun penggunaan kelembab sebagai obat harus diperhatikan dengan baik-baik dan tidak boleh dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.
Hal ini disebabkan karena tumbuhan kelompok mengandung senyawa anthron yang merupakan senyawa beracun yang kadar racunnya sulit hilang meski sudah direbus.
Selain itu pasien atau orang yang memiliki kondisi kesehatan seperti kerusakan usus dehidrasi atau penyakit perut lainnya sebaiknya menghindari mengonsumsi tumbuhan ini. (*)
Editor : Riana M.