MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Landasan Udara (Lanud) Iswahjudi menggelar latihan pengeboman Air to Ground di dua lokasi, yakni Air Weapon Range (AWR) Pulung, Ponorogo dan AWR Pandanwangi, Lumajang.
Latihan ini dimulai sejak Kamis (24/10/2024) dan akan berlanjut hingga pekan depan di AWR Pandanwangi.
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur seluruh personel Lanud Iswahjudi, melibatkan seluruh Skadron Udara dan berbagai alutsista.
Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Firman Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa latihan ini menggunakan pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14, serta T50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15.
“Latihan ini menggunakan Bom Latih BL-25 dan MK-82,” jelasnya.
Firman menambahkan, tujuan latihan ini adalah untuk menjaga dan meningkatkan kesiapan tempur para penerbang dalam menghadapi skenario pertempuran di medan yang sebenarnya.
“Kami ingin memastikan setiap penerbang dapat melaksanakan serangan udara dengan akurasi yang tinggi,” tambahnya.
Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk melatih ketepatan dan kesiapsiagaan ground crew dalam menyiapkan pesawat dan persenjataan untuk misi serangan udara.
Baca Juga: Evaluasi PSSI Usai Hasil Buruk Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Bertemu Erick Thohir Secara Tertutup
Baca Juga: Aktris Korea Kim Soo Mi Meninggal Dunia Diusia 75 Tahun karena Henti Jantung
“Latihan ini merupakan rutinitas yang dilakukan oleh Lanud Iswahjudi untuk menjaga profesionalisme dan kesiapan tempur penerbang, sebagai bentuk komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI,” pungkasnya. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid