CERITA MISTERI, Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang yang tidak tahu ternyata terdapat pulau yang berada di tenga-tengah Telaga Sarangan berisikan sepasang batu nisan.
Bicara soal Telaga Sarangan yang berada di Gunung Lawu, maka tidak lepas dari kisah Kyai Pasir dan Nyai Pasir.
Alkisah beliau adalah sepasang naga yang kemudian digambarkan jadi tugu selamat datang di Telaga Sarangan.
Selain patung sepasang naga yang menarik perhatian, orang-orang penasaran dengan apa yang berada di pulau yang berada di tengah-tengah Telaga Sarangan.
Mbah Surat (60) warga asli Sarangan yang sering mengikuti ritual larung saji di Telaga Sarangan memberitahu isi pulau yang ada di tengah Telaga Sarangan.
Warga sekitar percaya kalau di sana lah tempat paling keramat di Telaga Sarangan. Banyak misteri dan kisah tersimpan di sana.
“Isinya ada 2 nisan, Mas. Dibangun tahun 2012 silam atas usul salah satu pemuka asal Banyuwangi. Dalam legendanya, Kyai Pasir dan Nyai Pasir punya 2 versi meninggal. Ada yang bilang muksa, ada yang bilang berubah jadi naga,” tutur Mbah Surat.
Sebagai bentuk penghormatan, warga membangun sepasang patung naga. Simbol meninggalnya Kyai Pasir dan Nyai Pasir yang berubah jadi naga.
Sedang sebagai simbol muksa, warga membangun sepasang nisan yang ditempatkan pada pulau di tengah-tengah Telaga Sarangan.
“Apa saja bentuk upacara yang berlangsung mulai larung saji sampai nyekar di batu nisan adalah murni bentuk penghormatan kami,” imbuh Mbah Surat.
“Telaga Sarangan telah memberi kelimpahan rezeki pada kami. Kami merawat dan menjaga nilai-nilai leluhur yang manfaatnya juga kembali pada kami,
Di Jawa khususnya Magetan memang terdapat banyak tradisi yang masih dijaga hingga sekarang.
Bukti bahwa manusia hidup, tumbuh, dan saling menjaga dari generasi ke generasi. (*)