Jawa Pos Radar Lawu — Sarmin (50) seorang warga asal Kecamatan Plaosan menemukan buntalan kain kafan dikubur cetek saat mencari kayu di hutan Gunung Lawu.
Ia mengaku tidak tahu apa-apa sebelumnya. Tapi setelah ada seekor burung jalak turun dari pohon dan berkicau cepat di semak-semak, membuat Sarmin curiga.
Berhubung kayu yang dikumpulkannya sudah cukup, Sarmin membuka semak-semak.
Matanya menangkap sesuatu tak lazim berada ada di antara akar-akar pohon. Kain putih kecoklatan yang ternyata saat Sarmin gali adalah buntalan kain kafan yang diikat gedebok kering.
Menurut kepercayaan, namanya adalah pemikat bulu perindu.
“Pas saya buka isinya foto gadis cantik banget, Mas. Ada potongan rambutnya juga, sama kembang melati dan piranti-piranti lainnnya. Aromanya menyengat banget, campuran menyan sama ada bau anyir,” terang Sarmin ke media
Setelah melepas ikatan buntalan, Sarmin memisahkan isinya.
Tak lupa ia mengamankan foto juga potongan rambut korban.
Kain kafan dan piranti lain dibuang di tempat terpisah.
“Katanya sih dengan begitu saya bisa menyelamatkan korban yang kena pemikat bulu perindu. Korbannya jelas perempuan yang ada di foto. Semoga saja pelakunya dapat karma yang setimpal,” tutup Sarman.
Baca Juga: Pendaki Gunung Lawu Diikuti Sosok Hitam, Cerita Misteri Mahasiswa Tersesat di Petilasan Angker
Walau hanya sekedar mitos, tapi Sarman yakin di tengah masyarakat kita memang ada orang-orang jahat yang menggunakan kekuatan gaib untuk mewujudkan keinginannya.
Semoga kita dijauhkan dari orang-orang seperti itu. Simak cerita misteri Gunung Lawu berikut ini. (*)
Editor : Nur Wachid