Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Diikuti Bau Kemenyan saat Mahasiswa Turun dari Gunung Lawu, Cerita Misteri Petilasan Angker

Saestu Saget • Minggu, 27 April 2025 | 06:10 WIB

 

Cerita misteri jalur pendakian gaib Gunung Lawu.
Cerita misteri jalur pendakian gaib Gunung Lawu.

Jawa Pos Radar Lawu – Rombongan pendaki lega setelah temannya bernama Mila (20) sadar dari kesurupan usai mengembalikan air dari kolah petilasan. Tapi keanehan belum sepenuhnya pergi.

“Ada bau menyengat. Bau menyan. Padahal kita nggak bawa apa-apa,” ujar Danu (20), salah satu pendaki.

Ari (19), Andri (20), Danu, dan Mila masih di tengah hutan Gunung Lawu, tak jauh dari petilasan. Mereka berniat turun.

“Aromanya datang dan pergi. Kadang kuat banget, kadang hilang. Kita sudah kembalikan airnya, tapi kenapa gangguannya nggak beres-beres?” tanya Andri.

Langkah kaki mereka melambat. Mila sudah bisa jalan sendiri, tapi belum banyak bicara.

Tatapannya kosong, seperti sedang memikirkan sesuatu yang tidak bisa ia ceritakan.

“Sejak sadar, dia belum senyum. Belum komentar apapun. Cuma bilang ‘maaf’ sekali, itu pun pelan banget,” ucap Ari.

Perjalanan baru berjalan tiga puluh menit, bau menyan kembali tercium, kali ini lebih kuat.

“Pas kita lewat rumpun bambu, baunya makin tajam. Kita sempat berhenti, kira-kira ada orang ritual. Tapi nggak ada siapa-siapa,” tambah Danu.

Rombongan memilih diam. Mereka sudah sepakat tidak banyak bicara, tidak menyebut nama siapa pun, dan tidak mengeluh.

Baca Juga: Tertangkap Kamera Gendong Bayi! Hong Sangsoo & Kim Minhee Gegerkan Publik Usai Muncul di Taman Bersama Anak Pertama Mereka

“Kita harus keluar sebelum gelap. Gangguan ini masih ngikutin kita,” ujar Andri sambil mempercepat langkah.

Gunung Lawu memang terkenal angker, dan pendaki yang sembarangan bisa saja dihantui bahkan setelah berhasil turun.

“Hari ini nggak akan gue lupain seumur hidup,” tutup Ari. (bersambung)

 

Editor : Nur Wachid
#gunung lawu #cerita misteri #jalur pendakian