Cerita Misteri Jalur Pendakian Gunung Lawu Part 25
Mila (20) dan tiga teman laki-lakinya tersesat di tengah hutan Gunung Lawu.
Untuk kedua kalinya ia kesurupan. Bukan hanya raganya yang terjebak tapi juga sukmanya.
“MILA SADAR, MIL!” Ari marah pada sosok yang merasuki Mila. “PERGI KAMU! KAMI NGGAK PERNAH CARI GARA-GARA DENGANMU!”
Setelah kesurupan di depan jurang, di tengah hutan Mila kesurupan lagi.
Andri (20), Danu (20) dan Ari (19) kini menyesal mendaki lewat jalur yang belum pernah ada. Mereka tersesat, lebih kasihan lagi melihat nasib Mila kesurupan lagi.
“Plis lakuin sesuatu, Ar.” Danu memohon. “Gue ngaku gue salah, Ar. Gue sama Mila...”
Tiba-tiba Mila menoleh ke Danu. Menatap dengan mata yang polos putih lantas tertawa.
“HIHIHI.... KOE RA ISO MLAYU SOKO AKU. SALAHMU KUDU MBOK GOWO TEKAN MATI. (KAMU NGGAK BISA LARI DARI AKU. SALAHMU HARUS KAMU BAWA SAMPAI MATI).”
Di ujung suara Mila, ekor mata Ari menangkap sesuatu bergerak.
Burung jalak lawu turun dari dahan, hinggap di atas tas Mila.
Sosok di dalam tubuh Mila mengerang memberontak.
“Burung jalak lawu juga bisa jadi petunjuk, Le.” Tiba-tiba, Ari ingat pesan Kakeknya dulu.
Mata Ari menangkap botol minum berisi air dari petilasan. “Jangan-jangan?!” (bersambung)
Editor : Nur Wachid