Cerita Misteri Jalur Pendakian Gaib Gunung Lawu
LIBURAN empat orang mahasiswa ke Gunung Lawu berujung petaka. Mereka tersesat di hutan saat mencoba mencari jalur pendakian baru Gunung Lawu.
Mereka mulai dapat gangguan gaib karena ulah mereka mengambil air dari petilasan keramat Gunung Lawu tanpa izin.
Mila (20) adalah mahasiswa salah satu kampus ternama Jawa Timur. Naik ke Gunung Lawu bersama tiga orang teman laki-laki bernama Andri, Ari, dan Danu.
Iseng membuat jalur pendakian sendiri mereka menemukan sebuah petilasan tua. Di tempat itu Mila mengambil air untuk perbekalan, dan mandi.
Padahal menurut warga, petilasan di Gunung Lawu adalah tempat keramat.
“Mila sempat kesurupan. Tertawa aneh, nangis histeris padahal nggak ada apa-apa. Sempet hampir melompat jurang juga,” ujar Andri sambil menggosok-gosokkan telapak tangan menahan dingin.
Setelah disadarkan dari kesurupan, Mila bilang dapat penglihatan lewat mimpi.
Mereka harus kembali ke petilasan untuk mengembalikan apa yang mereka ambil dari tempat keramat atau kalau tidak—
“Saya sudah dapat gangguan. Suara gitu bilang ke saya ‘Salahmu kudu mbok gowo tekan mati’. Serem,” imbuh Ari sambil menunjuk bulu halus di tangannya yang berdiri.
Kini mereka berpacu dengan waktu. Kalau air dari petilasan itu tidak segera mereka kembalikan, akan ada lebih banyak gangguan yang mengancam. (bersambung)
Editor : Nur Wachid