MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu - Kenaikan harga beras coba ditekan melalui berbagai cara.
Serupa dengan Warung Tekan Inflasi atau Wartek yang digagas Pemkot Madiun, Pemkab Madiun baru-baru ini menginisiasi Gerai Tekan Inflasi alias Gertak.
Lewat gerai ini, warga Kabupaten Madiun bisa membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP.
Pemkab setempat bekerja sama dengan Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
Dikutip dari ANTARA, Gertak menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasaran, khususnya beras SPHP.
"Program ini diharapkan mempermudah masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah," Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan (DKPP) Kabupaten Madiun Paryoto.
Paryoto mengatakan, program Gertak sudah dilaksanakan di beberapa titik. Nantinya, Gertak akan diperluas hingga di masing-masing kecamatan.
"Masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP dengan mudah," ujarnya.
Komoditas utama yang dijual dalam gerai tersebut adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta komoditas tambahan lain, yakni gula pasir, minyak goreng, dan telur.
Adapun beras SPHP tetap bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional, seperti Pasar Pagotan, Pasar Dolopo, Pasar Caruban, dan lainnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani