Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Menikmati Kuliner Khas Telaga Sarangan: Hangat, Nikmat, dan Bikin Rindu Balik Lagi

Nur Wachid • Selasa, 2 September 2025 | 19:15 WIB

Sate Kelinci Telaga Sarangan
Sate Kelinci Telaga Sarangan

Jawa Pos Radar Lawu-Telaga Sarangan di Magetan bukan hanya terkenal karena pemandangan alamnya yang indah, udara pegunungan yang sejuk, danau luas yang memantulkan langit biru, atau perahu motor yang siap mengantar pengunjung berkeliling. Ada satu hal lagi yang bikin wisatawan betah berlama-lama di sini: kuliner khas Sarangan.

Makanan dan minuman di sekitar telaga punya cita rasa istimewa, apalagi dinikmati di tengah udara dingin pegunungan. Aroma bakaran, hangatnya kuah, hingga rasa gurih sambal kacang, semuanya berpadu menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Berikut beberapa kuliner khas Telaga Sarangan yang wajib kamu coba:

1. Sate Kelinci, Ikon Kuliner Telaga

Kalau ada satu kuliner yang paling identik dengan Telaga Sarangan, jawabannya tentu sate kelinci. Hampir di setiap sudut telaga, kamu bisa menemukan warung yang menyajikan sate ini.

Daging kelinci yang empuk dipotong kecil-kecil, ditusuk, lalu dibakar dengan olesan bumbu kecap atau sambal kacang.

Aromanya begitu menggoda, apalagi ketika asap sate bercampur dengan udara dingin pegunungan.

Rasanya gurih, sedikit manis, dan teksturnya lebih lembut dibanding sate ayam. Duduk di pinggir telaga sambil menikmati sepiring sate kelinci panas-panas, dijamin bikin suasana makin hangat.

2. Jagung Bakar, Teman Setia di Udara Dingin

Siapa yang bisa menolak jagung bakar di tempat sejuk? Di Telaga Sarangan, jagung bakar menjadi camilan favorit. Pedagang keliling biasanya menawarkan dua pilihan rasa: manis atau pedas manis.

Bayangkan, kamu duduk santai sambil melihat kabut turun di permukaan danau, tanganmu memegang jagung bakar yang masih panas dengan aroma smoky. Meskipun sederhana, inilah yang membuat liburan di Sarangan jadi berkesan.

3. Nasi Pecel, Gurihnya Pecel Khas Magetan

Buat yang ingin makan lebih kenyang, nasi pecel khas Magetan wajib dicoba. Disajikan dengan nasi hangat, sayuran rebus segar, dan siraman sambal kacang yang kental dan pedasnya pas. Lauknya bisa pilih tempe goreng, telur, atau ayam kampung.

Makan pecel di udara dingin Sarangan itu rasanya luar biasa. Sambal kacang yang gurih pedas membuat badan terasa hangat, sekaligus bikin ketagihan.

4. Ayam Goreng Kampung, Gurih dan Mengenyangkan

Selain pecel, banyak juga rumah makan yang menawarkan ayam goreng kampung. Dagingnya lebih kenyal, gurih, dan punya cita rasa berbeda dengan ayam biasa.

Biasanya disajikan bersama nasi, lalapan, sambal terasi, dan kadang ditemani sayur asem segar.Menu ini cocok banget untuk makan siang setelah puas berkeliling telaga.

5. Getuk Lindri & Jajanan Pasar Tradisional

Buat pencinta camilan manis, ada juga jajanan tradisional seperti getuk lindri yang dibuat dari singkong, diwarnai cantik, lalu ditaburi parutan kelapa.

Selain itu, ada klepon berisi gula merah cair, lupis dengan taburan kelapa, hingga aneka kue pasar yang sederhana tapi bikin nostalgia.

Menikmati jajanan ini sambil ditemani secangkir teh panas atau kopi tubruk, rasanya bikin waktu berjalan lebih lambat.

6. Wedang Jahe dan Minuman Hangat

Karena suhu di Telaga Sarangan bisa sangat dingin, terutama pagi dan sore, minuman hangat jadi penyelamat.

Wedang jahe yang hangat, pedas, dan harum rempahnya bisa membuat badan langsung segar. Selain itu, teh panas dan kopi tubruk juga banyak tersedia di warung-warung sekitar.

Menyeruput wedang jahe di pinggir telaga sambil memandang air yang berkabut, rasanya seperti pelukan hangat dari alam.(galuh-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#telaga sarangan #kuliner #nasi pecel #magetan #Sate Kelinci #Getuk lindri #ayam goreng kampung #wedang jahe #jagung bakar