Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siswa SMA Kolese De Britto Rayakan Kelulusan Tanpa Konvoi, Longmarch

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
Ratusan siswa SMA Kolese De Britto berfoto bersama usai menjalani longmarch sejauh 3,7 km dari lingkungan sekolah menuju Tugu Jogja.(dok. Tribun Jogja)
Ratusan siswa SMA Kolese De Britto berfoto bersama usai menjalani longmarch sejauh 3,7 km dari lingkungan sekolah menuju Tugu Jogja.(dok. Tribun Jogja)

Advertisement

Jawa Pos Radar Lawu - Perayaan kelulusan tak selalu identik dengan konvoi kendaraan dan corat-coret seragam.

Hal berbeda justru ditunjukkan oleh para siswa SMA Kolese De Britto Yogyakarta yang memilih merayakan kelulusan dengan cara lebih bermakna.

Sebanyak 288 siswa kelas XII menggelar aksi longmarch sejauh 3,7 kilometer dari lingkungan sekolah menuju Tugu Pal Putih, Senin (11/5/2026).

Advertisement

Kegiatan ini menjadi simbol syukur sekaligus kritik terhadap tradisi kelulusan yang kerap meresahkan masyarakat.

Longmarch Jadi Alternatif Perayaan Kelulusan

Advertisement

Sebelum memulai perjalanan, para siswa terlebih dahulu mengikuti prosesi pengukuhan dan pelepasan di sekolah.

Setelah resmi dikembalikan kepada orang tua, mereka berjalan kaki bersama menuju pusat Kota Yogyakarta.

Aksi ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk alternatif dari perayaan kelulusan yang lebih tertib dan positif.

Tradisi ini juga menjadi respons atas fenomena konvoi kendaraan bermotor yang sering memicu kemacetan hingga pelanggaran lalu lintas.

Wakil Kepala Urusan Humas De Britto, Christophorus Danang Wahyu Prasetio, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah berlangsung sejak akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

“Awalnya karena banyak perayaan kelulusan yang diwarnai corat-coret dan konvoi yang mengganggu masyarakat.

Maka sekolah mencoba cara lain yang lebih positif,” jelasnya.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer