Jawa Pos Radar Lawu - Gunung Bromo punya cara sendiri untuk membuat orang jatuh cinta. Hamparan lautan pasir, kawah yang masih aktif, perbukitan hijau, hingga matahari terbit dari balik pegunungan membuat kawasan ini terasa seperti berada di tempat lain.
Menariknya, pesona tersebut ternyata tidak hanya membuat wisatawan Indonesia penasaran. Turis asal China juga semakin banyak memilih Bromo sebagai salah satu tujuan liburan mereka. Fenomena ini bahkan sempat ramai di media sosial ketika video yang memperlihatkan banyak wisatawan China memadati kawasan Bromo viral pada Mei 2025.
Bromo Disebut Punya Lanskap seperti Bulan
Salah satu alasan Bromo begitu menarik bagi wisatawan China adalah lanskapnya yang tidak biasa. Seorang wisatawan asal China yang datang ke Bromo pada 2023 mengaku tertarik karena pernah mendengar kawasan tersebut disebut memiliki pemandangan yang mirip dengan permukaan Bulan.
Hamparan pasir yang luas dengan kepulan asap dari kawah Bromo membuat pemandangannya memang berbeda dari destinasi pegunungan pada umumnya. Ditambah dengan Gunung Batok dan deretan pegunungan di sekitarnya, kawasan ini menjadi salah satu tempat yang sangat fotogenik.
Baca Juga: Ranu Kumbolo Tempat di Mana Pendakian Terasa Layak Diperjuangkan
Sunrise Bromo Jadi Daya Tarik Utama
Selain lanskapnya, matahari terbit menjadi alasan lain wisatawan rela bangun dini hari untuk menuju titik-titik pandang di kawasan Bromo. Momen ketika langit perlahan berubah warna dan cahaya matahari mulai menyinari lautan pasir menjadi pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.
Tidak heran jika kawasan ini semakin ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Data Balai Besar TNBTS yang diberitakan ANTARA menunjukkan kunjungan wisatawan ke Bromo pada semester pertama 2025 mencapai 321.732 orang, meningkat dibanding periode yang sama pada 2024.
Fenomena turis China yang datang ke Bromo pun menunjukkan bahwa keindahan Indonesia tidak hanya menjadi kebanggaan wisatawan dalam negeri. Dari balik lautan pasir dan dinginnya udara Bromo, ada satu hal yang semakin jelas: pesona gunung di Jawa Timur ini sudah berhasil menarik perhatian hingga ke mancanegara. (*)
(Magang, Anggie Putri Wijayanti - Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Antaranews.com