Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kawah Ijen Punya Api Biru yang Hanya Bisa Dilihat di Waktu Tertentu

T
Source: KawanjelajahTour
Source: KawanjelajahTour

Advertisement

Jawa Pos Radar Lawu - Kalau melihat Kawah Ijen dari kejauhan, hal pertama yang mencuri perhatian adalah danau kawahnya yang berwarna biru kehijauan. Namun, ada fenomena lain yang membuat tempat ini berbeda dari gunung api pada umumnya, yaitu api biru atau blue fire.

Fenomena tersebut muncul dari pembakaran gas vulkanik yang keluar melalui celah-celah di kawasan kawah. Api berwarna biru ini paling memungkinkan untuk terlihat ketika kondisi masih gelap, sehingga pengunjung biasanya harus datang pada dini hari.

Danau Kawah yang Sangat Asam

Advertisement

Kawah Ijen merupakan bagian dari Geopark Ijen yang berada di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Kawah ini memiliki danau dengan warna biru kehijauan yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Bukan sekadar indah, danau kawah Ijen juga dikenal sebagai salah satu danau paling asam di dunia. Keasaman tersebut berkaitan dengan aktivitas vulkanik yang terjadi di kawasan Ijen.

Advertisement

Di Balik Pemandangannya Ada Perjuangan Penambang

Keindahan Kawah Ijen juga berdampingan dengan aktivitas penambangan belerang. Para penambang mengambil belerang dari kawasan kawah kemudian membawanya keluar melalui jalur pendakian.

Pemandangan ini menjadi bagian penting dari kehidupan di Ijen. Di satu sisi wisatawan datang untuk menikmati lanskap dan fenomena alamnya, sementara di sisi lain kawasan tersebut menjadi tempat masyarakat menggantungkan kehidupan.

Bukan Sekadar Tempat untuk Berfoto

Kawah Ijen bahkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark sejak 9 September 2023. Pengakuan tersebut diberikan karena kawasan Ijen memiliki nilai geologi, biologi, dan budaya yang penting.

Jadi, Kawah Ijen bukan hanya tentang danau biru atau api biru yang terlihat seperti berasal dari dunia lain. Tempat ini memperlihatkan bagaimana fenomena vulkanik, alam, dan kehidupan masyarakat bertemu dalam satu kawasan. (*)

(Magang, Anggie Putri Wijayanti - Universitas Negeri Surabaya)

Advertisement
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Visit Indonesia, Kemeterian ESDM

Artikel Terkait

Masuk De Djawatan, Serasa Tersesat di Hutan Fantasi yang Ada di Banyuwangi

Masuk De Djawatan, Serasa Tersesat di Hutan Fantasi yang Ada di Banyuwangi

De Djawatan Forest di Banyuwangi punya suasana yang terasa seperti dunia fantasi. Pepohonan trembesi raksasa dengan dahan yang menjulang dan rimbun.

Airnya Bisa Berubah Warna, Ini Telaga Warna yang Jadi Ikon Dieng

Airnya Bisa Berubah Warna, Ini Telaga Warna yang Jadi Ikon Dieng

Telaga Warna Dieng dikenal karena airnya yang dapat menampilkan warna berbeda, mulai dari hijau hingga kekuningan.

Bukan Pantai, Ini Ubud: Sudut Bali yang Punya Jiwa Berbeda

Bukan Pantai, Ini Ubud: Sudut Bali yang Punya Jiwa Berbeda

Kalau Bali identik dengan pantai, Ubud menawarkan sisi yang berbeda. Sawah, hutan, pura, seni, dan budaya berpadu menjadi pesona Ubud.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer