Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Gunung Bromo Stabil: Ramai Pengunjung, Namun Pendapatan Jasa Jeep Menurun

Mizan Ahsani • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:00 WIB
Kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo
Kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo

Jawa Pos Radar Lawu - Kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo selama libur Lebaran 2026 terpantau stabil tanpa lonjakan signifikan.

Meski tidak mengalami peningkatan drastis seperti tahun-tahun sebelumnya, destinasi wisata unggulan di Jawa Timur ini tetap dipadati wisatawan yang ingin menikmati panorama alam Bromo.

Pada Selasa (24/3/2026), aktivitas wisata di kawasan Bromo masih ramai.

Kendaraan jeep wisata terlihat hilir mudik mengantar wisatawan menuju sejumlah titik favorit seperti Penanjakan, kawah Bromo, hingga lautan pasir.

Kunjungan Wisata Bromo Stabil Selama Libur Lebaran

Pelaku jasa wisata jeep di kawasan Bromo, Adi, mengatakan jumlah pengunjung pada libur Lebaran tahun ini relatif tidak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu.

Menurutnya, Gunung Bromo masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Pengunjung tetap ramai, saya rasa hampir sama dengan tahun lalu,” ujarnya.

Ia menjelaskan stabilnya kunjungan wisatawan juga dipengaruhi oleh perbaikan sistem pengelolaan di pintu masuk kawasan wisata Bromo.

Jika sebelumnya antrean panjang sering memicu kemacetan, kini proses masuk wisatawan jauh lebih tertata.

“Sekarang tidak ada kemacetan di tiket masuk. Penanganannya lebih cepat, jadi pengunjung lebih lancar masuk,” jelasnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Hidden Gem di Majalengka, Pesona Tersembunyi yang Menenangkan

Pendapatan Jasa Jeep Bromo Justru Menurun

Meski kawasan wisata tetap ramai, sejumlah pelaku usaha jeep wisata mengaku pemasukan mereka menurun dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

Salah satu pemilik jasa persewaan jeep, Umam, mengatakan permintaan penyewaan jeep memang masih ada dan armada tetap terisi setiap hari. Namun intensitasnya tidak sepadat tahun lalu.

“Orderan tetap ada, armada masih terisi. Tapi memang tidak sepadat tahun lalu,” katanya.

Ia menambahkan, tahun lalu permintaan wisata jeep bahkan sampai membuat pemesanan sering ditutup karena kapasitas penuh. Kondisi tersebut kini jarang terjadi.

“Tahun lalu hampir tiap hari closing. Sekarang sampai hari ini baru empat hari,” ungkapnya.

Didominasi Wisatawan Domestik

Dari sisi asal wisatawan, kunjungan ke Bromo selama libur Lebaran 2026 masih didominasi oleh wisatawan domestik.

Sebagian besar merupakan pemudik dari kota besar seperti Jakarta dan Bandung yang menyempatkan diri berwisata sebelum kembali ke tempat perantauan.

Adi menyebut komposisi wisatawan saat ini sekitar 70 persen berasal dari dalam negeri, sementara sisanya wisatawan mancanegara dari Asia dan Eropa.

“Lokal, tapi dari jauh seperti Jakarta dan Bandung. Mereka mudik lalu sebelum balik mampir ke Bromo,” ujarnya.

Baca Juga: Hotel Terbaik di Probolinggo, Nyaman buat Istirahat setelah Lelah Menjelajahi Gunung Bromo

Indikator Positif bagi Pariwisata Bromo

Stabilnya jumlah kunjungan wisatawan di tengah berbagai dinamika dinilai menjadi indikator positif bagi keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan Gunung Bromo.

Meski belum terjadi lonjakan besar, aktivitas wisata yang tetap ramai menunjukkan Bromo masih menjadi magnet utama wisata alam di Jawa Timur, terutama pada momentum libur panjang seperti Lebaran.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Univeritas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#libur labaran 2026 #kunjungan wisata gunung bromo #pengunjung gunung bromo #wisata gunung bromo #wisata