Jawa Pos Radar Lawu - Wisata edukasi di Kalimantan semakin menjadi pilihan utama keluarga pada tahun 2026.
Tak hanya menawarkan hiburan, destinasi ini juga mengajak anak-anak belajar langsung dari alam, budaya, dan sejarah secara nyata, bukan sekadar dari buku pelajaran.
Mulai dari desa adat, taman nasional, hingga museum bersejarah, Kalimantan menghadirkan pengalaman liburan yang seru sekaligus penuh wawasan.
Berikut 7 wisata edukasi terbaik di Kalimantan yang cocok untuk liburan keluarga dan wajib masuk agenda perjalanan.
1. Desa Wisata Setulang, Kalimantan Utara
Desa Wisata Setulang merupakan perkampungan adat Suku Dayak Kenyah yang terkenal dengan hutan lindung Tane Olen, kawasan yang dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Di sini, keluarga bisa belajar tentang kearifan lokal dalam menjaga alam. Anak-anak dapat mengikuti aktivitas edukatif seperti tarian tradisional Dayak, membuat kerajinan tangan khas Kenyah, hingga mencicipi kuliner lokal. Suasana desa yang asri menjadikan Setulang destinasi ideal untuk wisata budaya dan lingkungan.
2. Pasar Terapung Lok Baintan, Kalimantan Selatan
Pasar Terapung Lok Baintan adalah ikon wisata edukasi budaya di Banjarmasin. Aktivitas jual beli berlangsung di atas perahu kayu di Sungai Martapura, menghadirkan pengalaman belajar yang unik dan autentik.
Orang tua bisa mengenalkan anak pada budaya perdagangan tradisional, aneka buah segar, jajanan khas Banjar, hingga kain sasirangan. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari sekitar pukul 06.00–08.00 WITA saat pasar masih hidup dan ramai.
3. Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah
Taman Nasional Tanjung Puting merupakan destinasi edukasi alam kelas dunia yang menjadi rumah bagi orangutan liar di habitat aslinya.
Keluarga dapat menyusuri sungai dengan klotok sambil mengamati satwa liar seperti orangutan, bekantan, burung enggang, hingga buaya. Kunjungan ke Camp Leakey menjadi pengalaman edukatif favorit untuk mengenal konservasi satwa secara langsung.
4. Taman Nasional Betung Kerihun, Kalimantan Barat
Berada di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Taman Nasional Betung Kerihun menawarkan perpaduan wisata edukasi alam dan budaya dalam satu kawasan luas.
Selain mengenal flora dan fauna endemik, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan komunitas Suku Dayak Iban. Aktivitas seperti arung jeram, trekking hutan, dan kunjungan ke desa adat menjadikan tempat ini sarat pembelajaran tentang ekowisata dan kehidupan lokal.
5. Gua Haji Mangku, Kalimantan Timur
Gua Haji Mangku terkenal dengan airnya yang jernih berwarna biru kehijauan dan akses yang relatif mudah, sehingga ramah untuk wisata keluarga.
Di destinasi ini, anak-anak bisa belajar tentang ekosistem gua sambil menikmati aktivitas berenang dan menyusuri lorong gua alami. Perpaduan petualangan ringan dan edukasi alam membuat Gua Haji Mangku selalu diminati.
6. Museum Mulawarman, Kalimantan Timur
Museum Mulawarman di Tenggarong adalah tempat ideal untuk mengenalkan sejarah dan budaya Kalimantan Timur kepada anak-anak.
Museum ini menyimpan koleksi arkeologi, etnografi, serta peninggalan Kesultanan Kutai. Penataan yang informatif dan mudah dipahami menjadikannya destinasi edukasi sejarah yang cocok untuk seluruh anggota keluarga.
7. Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur
Dengan luas sekitar 198 ribu hektare, Taman Nasional Kutai merupakan kawasan konservasi penting yang menyimpan beragam ekosistem, mulai dari hutan hujan tropis hingga mangrove.
Berlokasi di Desa Sangkima, Sangatta Selatan, kawasan ini menjadi habitat alami orangutan dan satwa endemik lainnya. Cocok untuk wisata edukasi konservasi dan pengenalan keanekaragaman hayati sejak dini. (fin)
Editor : AA Arsyadani