Jawa Pos Radar Lawu - Gresik tak hanya dikenal sebagai kota industri dan religi.
Kabupaten ini juga memiliki beragam destinasi wisata edukasi yang menyenangkan dan cocok untuk liburan keluarga.
Mulai dari wisata alam terbuka, situs sejarah, hingga wisata religi modern, semuanya menawarkan pengalaman rekreasi yang sekaligus menambah wawasan anak-anak maupun orang dewasa.
Jika kamu mencari destinasi liburan yang tak sekadar jalan-jalan, berikut sembilan wisata edukasi terpopuler di Gresik yang layak masuk agenda keluarga.
1. Lontar Sewu
Lontar Sewu menghadirkan suasana pedesaan yang asri dengan berbagai wahana permainan edukatif. Lingkungannya sejuk dan ramah anak, cocok untuk mengenalkan alam sekaligus aktivitas bermain yang aman.
Tempat ini kerap menjadi pilihan liburan akhir pekan keluarga karena memadukan edukasi lingkungan dan rekreasi ringan.
Lokasi: Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik
2. Banyuurip Mangrove Center
Banyuurip Mangrove Center menawarkan wisata edukasi tentang pentingnya ekosistem mangrove di wilayah pesisir. Area seluas sekitar dua hektare ini dilengkapi jogging track, gazebo, mushola, hingga area kuliner.
Destinasi ini cocok untuk mengajarkan anak-anak tentang pelestarian lingkungan dengan cara yang menyenangkan.
Lokasi: Banyulegi, Banyurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik
3. Giri Kedaton
Giri Kedaton merupakan situs bersejarah peninggalan Sunan Giri yang dahulu menjadi pusat pemerintahan dan penyebaran Islam di Nusantara. Selain bernilai edukasi sejarah dan religi, kawasan ini berada di perbukitan dengan panorama hijau yang menenangkan.
Wisata ini cocok untuk mengenalkan sejarah Islam sekaligus menikmati suasana alam.
Lokasi: Jalan Sunan Giri No. 13, Kebomas, Gresik
4. Penangkaran Rusa Bawean
Penangkaran Rusa Bawean menjadi wisata edukasi favorit di Pulau Bawean. Pengunjung dapat melihat langsung kawanan rusa yang jinak sekaligus belajar tentang konservasi satwa endemik.
Tempat ini sangat cocok untuk wisata keluarga dan edukasi anak-anak tentang pelestarian hewan.
Lokasi: Pulau Bawean, Kabupaten Gresik
5. Bukit Kapur Sekapuk
Bukit Kapur Sekapuk kerap dijuluki sebagai “Grand Canyon versi Gresik”. Hamparan bukit kapur putih dengan bentuk unik menjadi daya tarik utama sekaligus sarana edukasi geologi alam terbuka.
Selain rekreasi dan fotografi, pengunjung dapat belajar tentang proses alam pembentukan batuan kapur.
Lokasi: Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik
6. Bukit Kapur Gosari
Tak jauh dari Sekapuk, Bukit Kapur Gosari menawarkan panorama alam eksotis yang instagramable. Kawasan ini cocok untuk edukasi alam sekaligus wisata santai bersama keluarga.
Pemandangan perbukitan kapur berpadu dengan spot foto kekinian menjadikan tempat ini digemari berbagai kalangan.
Lokasi: Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik
7. Masjid KH Ahmad Dahlan
Masjid KH Ahmad Dahlan menjadi destinasi wisata religi sekaligus edukasi arsitektur Islam. Desainnya terinspirasi gaya Andalusia dengan bangunan putih megah dan menara setinggi sekitar 35 meter.
Selain beribadah, pengunjung dapat mempelajari sejarah, nilai keislaman, dan keindahan seni arsitektur.
Lokasi: Jalan Raya Banjarsari, Cerme, Gresik
8. Bandar Grissee
Bandar Grissee dikenal sebagai kawasan bersejarah yang menjadi pusat perdagangan penting sejak abad ke-15. Tempat ini menyimpan nilai edukasi tentang sejarah perdagangan, budaya maritim, dan toleransi antar etnis sejak masa Majapahit.
Wisata ini cocok bagi keluarga yang ingin mengenalkan sejarah lokal secara langsung.
Lokasi: Bedilan, Kebungson, Kecamatan Gresik
9. Wisata Alam Gosari (Wagos)
Wisata Alam Gosari atau Wagos mengusung konsep rekreasi edukatif dengan berbagai spot menarik, seperti kebun bunga, miniatur perumahan bergaya Eropa, dan jembatan ikonik.
Tempat ini cocok untuk wisata keluarga sekaligus edukasi visual yang menyenangkan bagi anak-anak.
Lokasi: Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik
Wisata edukasi di Gresik membuktikan bahwa liburan keluarga bisa tetap seru tanpa meninggalkan unsur pembelajaran. Dari alam, sejarah, hingga religi, setiap destinasi menawarkan pengalaman berharga yang layak dikenalkan sejak dini. (fin)
Editor : AA Arsyadani