Jawa Pos Radar Lawu - Probolinggo bukan hanya dikenal karena keindahan Gunung Bromo, tetapi juga memiliki beragam wisata edukasi dan rekreasi keluarga yang menarik.
Mulai dari taman ekowisata, museum bersejarah, hingga candi peninggalan Majapahit.
Semua bisa jadi tempat liburan seru sekaligus menambah wawasan anak-anak.
Berikut rekomendasi 6 wisata edukasi keluarga paling populer di Probolinggo tahun 2025!
1. Hutan Mangrove BJBR — Belajar Ekowisata Sekaligus Berpetualang Seru
Lokasi: Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Probolinggo
Bee Jay Bakau Resort (BJBR) jadi salah satu destinasi favorit keluarga.
Berada di tengah hutan mangrove seluas 5 hektare, tempat ini menawarkan suasana asri dengan jembatan kayu, sepeda santai, dan spot foto instagramable.
Tiket masuknya pun terjangkau, mulai dari Rp30.000 di hari biasa dan Rp50.000 saat akhir pekan.
Cocok banget untuk mengajak anak-anak belajar mencintai alam sambil bersenang-senang!
2. Museum Probolinggo — Belajar Sejarah dengan Cara Menyenangkan
Lokasi: Jl. Suroyo No.17, Kelurahan Tisnonegara, Kanigaran
Museum ini menghadirkan koleksi peninggalan masa kerajaan, artefak kuno, hingga benda bersejarah khas Probolinggo.
Tempatnya nyaman, edukatif, dan cocok bagi anak-anak yang ingin mengenal sejarah lokal tanpa merasa bosan.
3. Museum Dr. Moh. Saleh — Menyusuri Jejak Sejarah Medis dan Kebangsaan
Bangunan ini dulunya adalah rumah pribadi Dr. Mohammad Saleh, tokoh nasional yang dikenal dengan semangat kebhinekaan.
Kini, museum ini menampilkan alat medis tempo dulu, ruang dinas, hingga apotek lama yang penuh kisah perjuangan.
Tempat ini juga dijuluki sebagai “Rumah Bhinneka Tunggal Ika”, simbol persatuan lintas budaya.
4. Candi Jabung — Menyelami Kejayaan Majapahit di Tanah Probolinggo
Lokasi: Desa Jabung, Kecamatan Paiton
Candi bersejarah ini berdiri sejak abad ke-14 dan disebut dalam Nagarakertagama sebagai salah satu tempat yang pernah dikunjungi Raja Hayam Wuruk pada tahun 1359 M.
Selain bernilai sejarah tinggi, Candi Jabung juga sangat fotogenik.
Cocok untuk wisata budaya sekaligus spot foto bersejarah.
5. Bermi Eco Park — Wisata Alam Edukatif di Kaki Gunung
Lokasi: Kecamatan Krucil, Probolinggo
Di Bermi Eco Park (BEP), pengunjung bisa memetik buah segar, bermain di taman bunga, hingga menjajal flying fox dan berkemah. Ada juga taman kelinci yang disukai anak-anak.
Tempat ini menjadi kombinasi sempurna antara wisata alam dan edukasi pertanian.
6. Candi Kedaton — Menyelami Nilai Spiritual dan Budaya Kuno
Lokasi: Dusun Lawang Kedaton, Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris
Dibangun sekitar tahun 1370 M, Candi Kedaton adalah peninggalan Hindu sekte Siwa.
Reliefnya menggambarkan kisah Arjunawiwaha, perjalanan spiritual Arjuna dalam mencari kesaktian.
Suasananya tenang dan asri, ideal untuk wisata budaya sekaligus tempat refleksi diri.
Probolinggo kini tak hanya menjadi destinasi bagi pencinta alam, tetapi juga surga bagi keluarga yang ingin liburan sambil belajar.
Dari pantai hingga pegunungan, dari sejarah hingga pertanian semuanya tersedia di kota yang kaya nilai budaya ini.
Jadi, sudah siap menjelajahi Probolinggo 2025? (fin)
Editor : AA Arsyadani