Jawa Pos Radar Lawu-Cirebon, kota di pesisir utara Jawa Barat ini sering dianggap sekadar kota persinggahan di jalur pantura.
Padahal, siapa sangka kalau Cirebon menyimpan segudang pesona wisata yang tak kalah keren dari kota besar lain? Dari keraton yang bersejarah, masjid tua yang sarat filosofi, gua unik penuh misteri, hingga pantai dan telaga yang menenangkan,semuanya bisa kamu temukan dalam satu kota.
Kalau kamu berencana ke Cirebon, jangan buru-buru lewat! Luangkan waktu untuk mampir dan jelajahi delapan destinasi wisata keren ini. Dijamin, liburanmu jadi lebih berkesan.
1.Keraton Kasepuhan
Keraton Kasepuhan adalah destinasi paling ikonik di Cirebon. Dibangun pada tahun 1529 oleh Pangeran Cakrabuana, keraton ini dulunya menjadi pusat pemerintahan sekaligus kebudayaan Kesultanan Cirebon.
Bangunannya masih terawat dengan baik, lengkap dengan arsitektur yang memadukan gaya Jawa klasik, Islam, Hindu, hingga sentuhan Eropa.
Yang paling menarik adalah koleksi pusaka kerajaan, salah satunya kereta kencana Singa Barong yang hanya dikeluarkan pada acara tertentu. Jalan-jalan di halaman keraton seolah mengajak kita kembali ke masa kejayaan kerajaan.
Banyak wisatawan yang datang bukan hanya untuk belajar sejarah, tapi juga berburu foto estetik di area keraton yang megah ini.
Tips berkunjung: datang pagi hari agar suasana lebih sejuk dan tidak terlalu ramai. Tiket masuk sekitar Rp15.000 – Rp20.000 saja.
2. Keraton Kanoman
Selain Kasepuhan, Cirebon juga punya Keraton Kanoman yang berdiri sejak abad ke-17 oleh Sultan Anom I.
Keraton ini menyimpan ratusan peninggalan berharga, mulai dari keris, gamelan kuno, hingga kereta Paksi Naga Liman yang unik karena dihiasi ornamen naga, garuda, dan gajah.
Yang membuat Keraton Kanoman spesial adalah suasananya yang masih sangat kental dengan tradisi.
Bahkan, keturunan Sultan Kanoman masih tinggal di area keraton hingga kini. Wisatawan bisa belajar banyak tentang budaya Cirebon sekaligus mendengarkan cerita menarik tentang Sunan Gunung Jati, wali penyebar Islam yang sangat dihormati di Cirebon.
Tips berkunjung: jangan sungkan bertanya kepada pemandu di keraton. Mereka biasanya ramah dan siap menjelaskan sejarah dengan detail.
3. Goa Sunyaragi
Inilah destinasi yang paling unik di Cirebon! Goa Sunyaragi adalah kompleks gua batu karang yang dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Sepuh I.
Dahulu, tempat ini digunakan oleh keluarga keraton untuk meditasi dan bertapa. Dari luar, bentuknya menyerupai benteng batu dengan lorong-lorong kecil yang misterius.
Kini, Goa Sunyaragi jadi spot favorit wisatawan, terutama anak muda, karena banyak sudut yang fotogenik.
Selain itu, sering ada pertunjukan seni tradisional di area ini, menambah daya tariknya. Saat masuk ke dalam gua, kamu akan merasakan suasana yang tenang dan sedikit mistis,membuat pengalaman wisata makin berkesan.
Tips berkunjung: gunakan alas kaki yang nyaman, karena jalannya cukup berbatu dan berliku. Tiket masuk sekitar Rp10.000 – Rp15.000.
4. Masjid Agung Sang Cipta Rasa
Masjid ini adalah salah satu masjid tertua di Jawa Barat, dibangun pada tahun 1480 atas prakarsa Sunan Gunung Jati dan dirancang langsung oleh Sunan Kalijaga.
Arsitekturnya sederhana namun penuh makna. Masjid ini punya 9 pintu utama yang melambangkan Wali Songo, serta total 17 pintu sesuai jumlah rakaat salat.
Suasana di dalam masjid terasa sangat tenang, dengan tiang kayu jati raksasa yang masih asli dari ratusan tahun lalu. Hingga kini, masjid ini tetap digunakan untuk beribadah dan jadi salah satu pusat aktivitas keagamaan di Cirebon.
Tips berkunjung: jika ingin merasakan nuansa religius yang khidmat, datang saat salat berjamaah. Tapi tetap ingat, jaga kesopanan saat berkunjung ya.
Baca Juga: Biar Kado Bunga dari Pacar Nggak Cepat Layu, Ikuti 7 Tips Perawatan Ini
5. Alun-Alun Kejaksan & Masjid Raya At-Taqwa
Alun-Alun Kejaksan adalah jantung kota Cirebon. Area ini selalu ramai, terutama sore hingga malam hari. Tepat di seberang alun-alun, berdiri megah Masjid Raya At-Taqwa, masjid modern dengan arsitektur indah dan fasilitas lengkap.
Saat malam, suasana alun-alun makin seru karena dipenuhi pedagang makanan khas Cirebon. Kamu bisa jajan tahu gejrot, empal gentong, sampai sate kambing muda.
Banyak keluarga dan anak muda berkumpul di sini, menjadikannya tempat yang pas untuk menikmati suasana kota.
Tips berkunjung: waktu terbaik adalah sore hari menjelang malam, biar bisa sekalian kulineran sambil menikmati keramaian kota.
6. Pantai Kejawanan
Buat pecinta wisata bahari, Pantai Kejawanan adalah salah satu destinasi favorit di Cirebon. Pantai ini terkenal dengan panorama sunset yang romantis.
Banyak wisatawan yang duduk di tepi pantai hanya untuk menunggu momen matahari terbenam yang indah.
Selain itu, di pantai ini kamu bisa mencoba naik perahu nelayan untuk berkeliling laut. Ada juga warung-warung seafood segar dengan harga terjangkau. Meski sederhana, justru itulah daya tarik Pantai Kejawanan alami, merakyat, dan bikin betah.
Tips berkunjung: bawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh, karena sunset di sini benar-benar instagramable.
7. Telaga Remis
Telaga Remis terletak di perbatasan Cirebon dan Kuningan, sekitar 20 km dari pusat kota. Suasananya sangat sejuk, dengan air telaga yang jernih dan dikelilingi pepohonan hijau. Nama “Remis” diambil dari kerang kecil yang banyak ditemukan di telaga ini.
Telaga Remis cocok banget untuk kamu yang mencari suasana tenang dan alami. Aktivitas seru yang bisa dilakukan antara lain naik perahu bebek, memancing, atau sekadar duduk santai sambil menikmati udara pegunungan. Banyak juga warung yang menjual makanan khas Sunda, jadi kamu bisa sekalian wisata kuliner.
Tips berkunjung: datang di pagi hari agar bisa menikmati suasana lebih segar dan tenang. Tiket masuk sekitar Rp10.000.
8. Batik Trusmi
Cirebon dikenal sebagai pusat batik dengan motif khas yang sudah mendunia, yaitu Mega Mendung. Untuk melihat dan membeli batik terbaik, kamu wajib mampir ke kawasan Batik Trusmi.
Di sini, selain belanja, kamu juga bisa melihat langsung proses pembuatan batik, dari mencanting hingga pewarnaan kain.
Kawasan Trusmi kini juga berkembang jadi pusat wisata belanja dan kuliner. Ada banyak toko oleh-oleh, restoran, hingga kafe kekinian yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Jadi, pulang dari sini, selain bawa batik cantik, perutmu juga dijamin kenyang.
Tips berkunjung: kalau mau lebih puas belanja, datang di weekday biar tidak terlalu ramai.(galuh-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid