Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Telaga Sarangan: Surga Tersembunyi di Lereng Gunung Lawu yang Penuh Legenda

Suci Oktavia • Jumat, 11 Juli 2025 | 01:51 WIB

mitos Telaga Sarangan (ig @beritamagetan)
mitos Telaga Sarangan (ig @beritamagetan)

Jawa Pos Radar Lawu - Di lereng barat Gunung Lawu, tersembunyi sebuah danau yang tidak hanya memesona secara visual, tapi juga menyimpan kisah magis dari masa lalu.

Telaga Sarangan, yang terletak di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, menjadi salah satu ikon wisata Jawa Timur yang paling lengkap: alam, budaya, spiritualitas, dan kuliner berpadu dalam satu bentangan eksotis.

Legenda: Telur Naga dan Asal-Usul Telaga

Masyarakat setempat mengenal cerita asal mula Telaga Sarangan dari legenda Kyai Pasir dan Nyi Pasir, sepasang petani sederhana.

Dalam kisah rakyat yang turun-temurun, mereka menemukan sebuah telur naga misterius.

Namun, setelah dimakan, Kyai Pasir berubah menjadi naga besar dan tubuhnya menggeliat hebat di kaki Gunung Lawu.

Geliatan itu memunculkan sumber mata air besar yang menenggelamkan area sekitar, membentuk telaga yang luas dan dalam.

Konon, naga tersebut masih bersemayam di dasar danau hingga kini. Inilah yang membuat aura Telaga Sarangan terasa mistis namun memikat.

Eksotisme Telaga Sarangan yang Tak Tertandingi

Lanskap Alami yang Memanjakan Mata

Dengan luas sekitar 30 hektare, Telaga Sarangan dikelilingi hutan pinus dan pegunungan berhawa sejuk.

Kabut tipis yang menyelimuti pagi dan sore hari menciptakan suasana dramatis yang cocok untuk healing maupun swafoto.

Naik Perahu dan Berkuda Mengelilingi Telaga

Ingin menikmati keindahan air dari dekat? Cobalah naik perahu motor keliling telaga.

Sementara di jalur darat, kuda-kuda tunggang siap membawa Anda menyusuri tepian telaga dengan sensasi khas pegunungan.

Ritual Larung Sesaji yang Sarat Makna

Setiap tahun, masyarakat sekitar menggelar Larung Sesaji—tradisi adat sebagai bentuk syukur kepada alam.

Sesaji dilepaskan ke tengah telaga sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur dan penjaga alam gaib.

Kuliner Unik dan Oleh-Oleh Khas Magetan

Tak lengkap rasanya ke Sarangan tanpa mencicipi sate kelinci, jagung bakar, hingga tape ketan yang dijual di sepanjang pinggir telaga.

Ada pula kerajinan lokal dan oleh-oleh khas Magetan seperti keripik apel dan tas kulit.

Akses Mudah, Fasilitas Lengkap

Lokasinya bisa dijangkau dari Magetan atau Tawangmangu dengan kondisi jalan yang baik. Penginapan, vila, taman bermain, hingga pusat informasi wisata tersedia untuk kenyamanan wisatawan.

Mengapa Wajib ke Telaga Sarangan?

Suasana sejuk khas pegunungan yang menyegarkan pikiran.

Kisah legenda naga yang memperkaya pengalaman budaya.

Banyak pilihan aktivitas: dari wisata air, kuliner, hingga foto-foto estetik.

Cocok untuk segala usia, baik wisata keluarga, backpacker, maupun wisata religi.

Tips Berkunjung

Bawa jaket atau syal, suhu bisa turun drastis terutama sore hingga malam.

Datang saat pagi hari atau menjelang senja untuk pencahayaan terbaik.

Jangan lewatkan kuliner lokal seperti sate kelinci dan tape ketan.

Waktu terbaik berkunjung: musim kemarau antara April hingga September.

Telaga Sarangan bukan sekadar danau. Ia adalah lanskap rasa dan kisah, tempat di mana legenda dan kenyataan berpadu dalam suasana yang menenangkan.

Tak heran jika pengunjung dari berbagai kota terus berdatangan, bukan hanya untuk menyegarkan diri, tapi juga menyerap energi alam yang syarat makna.

Telaga ini tidak hanya menyapa penglihatan—tapi menyentuh hati. (cus/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#telaga sarangan #rekomendasi #Asal-usul #wisata #legenda