Jawa Pos Radar Lawu – Kabupaten Ngawi di Jawa Timur tak hanya terkenal sebagai kota kecil yang tenang, namun juga menyimpan sejumlah destinasi wisata alam dan sejarah yang menawan.
Dari air terjun di pegunungan hingga museum manusia purba, semua bisa Anda temukan di sini.
Suasana sejuk, pemandangan hijau, dan biaya terjangkau menjadi daya tarik utama.
Cocok buat kamu yang ingin healing atau sekadar liburan singkat.
Berikut lima destinasi wisata terbaik di Ngawi yang wajib kamu kunjungi:
1. Srambang Park: Wisata Alam Hits dengan Air Terjun dan Spot Foto Instagramable
Terletak di Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Srambang Park menghadirkan keindahan alam pegunungan dengan hutan pinus dan air terjun setinggi 40 meter.
Dilengkapi berbagai spot foto kekinian seperti rumah pohon dan jembatan gantung, tempat ini cocok buat kamu yang suka eksplor alam sambil tetap tampil aesthetic.
Tiket masuk hanya Rp20.000 dan sudah termasuk akses ke kolam renang alami, mushola, hingga warung makan.
Waktu terbaik untuk datang adalah pagi hari agar suasana masih segar dan belum ramai.
2. Kebun Teh Jamus: Sensasi Sejuknya Pegunungan dan Hamparan Hijau yang Menenangkan
Di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, kamu bisa menemukan Kebun Teh Jamus, destinasi wisata sekaligus area konservasi yang berada di ketinggian 800–1.200 mdpl.
Hamparan kebun teh, jembatan kayu, dan spot hiking jadi daya tarik utama.
Tiket masuk mulai dari Rp10.000, dengan fasilitas tambahan seperti kolam renang, area bermain anak, hingga area berkemah.
Cocok untuk keluarga atau kamu yang ingin menjauh dari hiruk pikuk kota.
3. Benteng Van den Bosch: Wisata Sejarah di Benteng Tua Peninggalan Kolonial
Berada di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, Benteng Van den Bosch atau lebih dikenal sebagai Benteng Pendem adalah situs sejarah peninggalan Belanda.
Dibangun antara tahun 1839–1845, bangunan ini unik karena berada di bawah permukaan tanah sekitar 1–3 meter, sehingga seolah "terpendam".
Dengan tiket masuk hanya Rp10.000, kamu bisa menikmati arsitektur khas Eropa, pohon-pohon tua yang rindang, dan suasana klasik yang cocok untuk hunting foto sejarah.
4. Air Terjun Pengantin: Keindahan Dua Aliran Air dan Mitos Cinta Abadi
Terletak di Dusun Besek, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Air Terjun Pengantin menawarkan panorama dua aliran air berdampingan yang dipercaya sebagai simbol pasangan pengantin.
Lokasinya yang tersembunyi di tengah hutan memberi pengalaman berbeda.
Tiket masuk hanya Rp10.000, dan pengunjung bisa berswafoto di Jembatan Cinta, bermain air, atau sekadar menikmati suasana alami.
Uniknya, air terjun ini dipercaya membawa keberkahan bagi pasangan yang datang bersama.
5. Museum Trinil: Napak Tilas Manusia Purba di Tanah Ngawi
Untuk yang suka wisata edukatif, Museum Trinil di Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, wajib masuk daftar kunjungan.
Situs ini dikenal karena penemuan fosil Pithecanthropus erectus oleh Eugene Dubois.
Di dalam museum, pengunjung bisa melihat tengkorak binatang purba, gading gajah Stegodon, dan tulang harimau zaman prasejarah.
Tiket masuknya hanya Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 1.000 untuk pelajar. Spot patung gajah purba di halaman depan jadi lokasi favorit untuk berfoto.
Liburan ke Ngawi bukan sekadar melepas penat, tapi juga menjelajah sejarah, menyatu dengan alam, dan merasakan keramahan lokal.
Dari Srambang Park hingga Museum Trinil, tiap destinasi menawarkan pengalaman berbeda.
Semua bisa diakses dengan mudah, ramah di kantong, dan cocok untuk semua kalangan—baik keluarga, pelajar, maupun solo traveler.
Jadi, kalau kamu sedang mencari destinasi liburan yang sejuk dan tak jauh dari kota, Ngawi bisa jadi pilihan terbaik! (cus/kid)
Editor : Nur Wachid