Jawa Pos Radar Lawu - Jika kamu sedang mencari tempat wisata alam yang sejuk dan jauh dari hiruk pikuk kota, Hutan Mangrove Wonorejo di Surabaya bisa jadi destinasi yang tepat.
Berlokasi di Jalan Raya Wonorejo No.1, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, kawasan ini menawarkan suasana tenang, udara segar, dan pemandangan hijau yang menenangkan, cocok untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran.
Begitu memasuki area wisata, kamu akan langsung disambut oleh rimbunnya hutan bakau yang tumbuh di sepanjang jalur perairan pesisir timur Surabaya.
Suasana sejuk dan asri membuat tempat ini sering dijadikan lokasi healing oleh warga lokal maupun wisatawan dari luar kota.
Di tengah padatnya kota metropolitan, keberadaan hutan mangrove ini menjadi oase alami yang meneduhkan.
Salah satu daya tarik utama di Mangrove Wonorejo adalah jembatan kayu panjang yang membelah hutan.
Jalan setapak ini bukan hanya memungkinkan kamu untuk berjalan santai menyusuri area bakau, tapi juga menjadi spot foto Instagramable yang banyak diburu pengunjung.
Di sepanjang jalur ini, tersedia gazebo-gazebo kecil untuk duduk santai sambil menikmati semilir angin dan suara alam yang menenangkan.
Tidak hanya berjalan kaki, kamu juga bisa menikmati pengalaman berbeda dengan menyusuri hutan mangrove menggunakan perahu.
Perjalanan ini berlangsung sekitar 20–30 menit dan memberikan perspektif baru terhadap keindahan kawasan ini.
Selama menyusuri aliran air, kamu bisa melihat langsung berbagai satwa seperti burung pantai, biawak, hingga kepiting bakau yang hidup di habitat aslinya.
Aktivitas ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati nuansa petualangan alam yang tenang.
Selain jadi tempat rekreasi, Mangrove Wonorejo juga menawarkan wisata edukatif.
Pengunjung bisa mempelajari tentang pentingnya ekosistem mangrove bagi kelestarian lingkungan, seperti perannya dalam mencegah abrasi pantai dan menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna.
Tak heran jika tempat ini juga kerap dijadikan lokasi study tour atau kegiatan pelestarian lingkungan oleh sekolah maupun komunitas.
Demi kenyamanan pengunjung, pengelola telah menyediakan berbagai fasilitas seperti jalur jalan kaki dari kayu, gazebo, pendopo serbaguna, kolam pancing, kantin, area parkir, hingga penyewaan perahu.
Fasilitas ini mendukung pengalaman wisata yang nyaman dan ramah keluarga.
Hal yang paling menyenangkan dari semua ini, masuk ke kawasan Mangrove Wonorejo tidak dipungut biaya alias gratis!
Kamu hanya perlu membayar parkir kendaraan dan biaya tambahan jika ingin mencoba naik perahu.
Biaya perahu umumnya cukup terjangkau, mulai dari Rp. 25 ribu sampai Rp. 50 ribu tergantung jenis perahu dan rute yang dipilih.
Mangrove Wonorejo buka setiap hari, mulai pukul 8 pagi sampai 4 sore.
Jadi baik di hari kerja maupun akhir pekan, kamu bisa menjadwalkan kunjungan kapan saja untuk menikmati keindahan alam yang menenangkan ini. (*)
Editor : Riana M.