Jawa Pos Radar Lawu - Kebun Teh Jamus, yang terletak di lereng Gunung Lawu, Ngawi, Jawa Timur, merupakan salah satu destinasi wisata yang menyuguhkan pemandangan alam yang menenangkan dan udara sejuk yang jarang ditemukan di kota besar.
Dengan ketinggian 800-1.200 mdpl, kebun teh ini menawarkan pemandangan hijau yang membentang luas, menciptakan suasana asri yang ideal untuk melarikan diri dari kesibukan kota.
Kebun ini pertama kali didirikan pada tahun 1886 oleh pengusaha asal Belanda, Van Rappard.
Pada tahun 1910, Van Rappard meninggal dunia dan perkebunan teh tersebut dikelola anaknya yaitu H.M. Ridder Van Rappard yang kemudian mendirikan sebuah pabrik teh.
Hingga kemudian mengalami pergantian pengelola sampai beberapa kali, hingga akhirnya mulai tahun 1973 sampai sekarang dikelola oleh PT Candi Loka.
Saat ini, Kebun Teh Jamus dikelola oleh PT Candi Loka, yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal dengan menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Produk teh yang dihasilkan sangat beragam, mulai dari teh hijau hingga teh hitam, yang bisa dicicipi langsung oleh pengunjung dan dibeli sebagai oleh-oleh khas dari kebun teh ini.
Lokasi, Cara Menuju, Jam Buka, dan Harga Tiket Kebun Teh Jamus Ngawi:
Kebun Teh Jamus termasuk objek wisata populer yang berada di Jamus RW 04, Girikerto, Sine, Kabupaten Ngawi dan bisa dikunjungi setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Untuk menuju ke kebun teh yang berdiri tahun 1886 tersebut, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dan rutenya juga tidak terlalu berat.
Jika pengunjung dari arah Solo, maka dapat mengikuti Jalan Solo-Surabaya, kemudian melaju ke Tunjungan-Winong-Plosokerep-Sine.
Dari arah Sine, pengunjung bisa mengambil arah ke Ngrambe dan ikuti jalan sampai bertemu Tanjakan Baon, di pertigaannya, belok kiri dan lanjutkan perjalanan menuju Jamus untuk tiba di lokasi wisatanya.
Berdasarkan akun Instagram @agrowisata.jamus, kebun teh di Ngawi ini bisa dikunjungi dengan harga terbilang murah, mulai dari Rp 15.000 per orangnya.
Daya Tarik Kebun Teh Jamus:
Kebun Teh Jamus Ngawi ini mempunyai berbagai daya tarik tersendiri yang tak boleh dilewatkan pengunjung selama berwisata, antara lain.
Banyak Spot Foto Instagramable
Pihak pengelola menyediakan banyak spot foto yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan momen sambil menikmati udara sejuk.
Tangga Langit menjadi sudut foto populer di kalangan pengunjung, dengan deretan tangga dan jembatan yang menghadap langsung ke hamparan kebun teh luas.
Hamparan Kebun Teh Luas
Daya tarik utama dari wisata kebun teh yang berlokasi di Ngawi tersebut, yaitu pemandangan hijau dari hamparan kebun tehnya yang cukup luas.
Pengunjung bisa melihat kebun teh dari ketinggian maupun dari dekat sambil berjalan-jalan.
Tersedia Berbagai Fasilitas
Agrowisata Jamus mempunyai beragam fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung, contohnya area glamping, mushola, toilet umum, hingga pusat oleh-oleh. Di kawasan destinasi ini juga terdapat pedagang yang umumnya berjualan hingga sore.
Aktivitas Menyenangkan di Kebun Teh Jamus:
Selama berada di wisata kebun teh Ngawi ini, pengunjung bisa melakukan berbagai hal, berikut diantaranya.
Berburu Spot Foto
Pengunjung dapat berburu spot foto saat mengunjungi Agrowisata Jamus ini di berbagai spot, seperti Tangga Langit. Objek fotonya cukup indah, dengan latar belakang kebun teh luas dan hijau.
Glamping
Jika ingin bermalam di kebun teh ini, pihak pengelola menyediakan fasilitas glamping yang dibanderol mulai harga Rp 250.000 per malam saat weekday dan Rp 350.000 saat weekend maupun hari libur.
Kapasitas setiap glampingnya sebanyak 4 orang dan pengunjung bisa sambil menikmati udara segar serta pemandangan indah saat malam.
Jalan-Jalan Santai
Pengunjung juga bisa berjalan-jalan santai di Tangga Langit atau jalan setapak di kawasan kebun teh. Aktivitas tersebut bisa dilakukan untuk healing sambil menghirup udara segar di tanah Ngawi ini. (aris-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid