Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tips Liburan ke Curug Sanghyang Taraje: Dari Rute Hingga Persiapan Wajib!

Muhammad Aditya Pangestu • Sabtu, 3 Mei 2025 | 23:00 WIB
Panduan berkunjung di Curug Sanghyang Taraje
Panduan berkunjung di Curug Sanghyang Taraje

Jawa Pos Radar Lawu - Bagi para pencinta wisata alam dan air terjun, Curug Sanghyang Taraje di Garut, Jawa Barat, patut masuk daftar destinasi yang wajib dikunjungi. 

Meski masih tersembunyi dan belum sepopuler air terjun lain di Indonesia, curug ini menawarkan pesona luar biasa dengan aliran air setinggi 90 meter, legenda yang melegenda, serta suasana alami yang menenangkan. 

Nah, agar perjalananmu lancar dan menyenangkan, simak dulu tips liburan berikut ini, mulai dari rute hingga perlengkapan yang harus dipersiapkan!

Rute Menuju Curug Sanghyang Taraje

Perjalanan menuju Curug Sanghyang Taraje dimulai dari pusat Kota Garut.

Dari sini, arahkan kendaraan menuju pertigaan Garut–Cikajang–Bungbulang, lalu teruskan perjalanan ke arah Bungbulang. 

Setelah tiba di Desa Cisandaan, tepatnya di pertigaan Garut–Bungbulang–Pamulihan, belok menuju arah Pamulihan.

Dari Pamulihan, lanjutkan perjalanan mengikuti gang atau jalur kecil yang mengarah langsung ke lokasi Curug Sanghyang Taraje.

Akses jalan menuju curug ini sebagian berupa jalan desa dan trek alami, jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan tetap berhati-hati selama perjalanan.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Baca Juga: Cerita Misteri Penampakan Kera Putih Penunggu Telaga Sarangan, Warga Sebut Titisan Anoman dari Gunung Lawu

Waktu ideal untuk mengunjungi Curug Sanghyang Taraje adalah pada musim kemarau (sekitar Mei–September), karena jalanan menuju lokasi tidak terlalu licin dan debit air curug cenderung stabil. 

Datanglah pada pagi atau siang hari, antara pukul 8 pagi sampai 2 siang, agar kamu punya cukup waktu menjelajahi curug sebelum kembali.

Persiapan Wajib Sebelum Berangkat

Agar liburanmu ke Curug Sanghyang Taraje lebih nyaman, berikut beberapa hal yang perlu kamu siapkan:

1. Pakaian dan alas kaki yang nyaman: Gunakan sepatu trekking atau sandal gunung karena jalur menuju curug cukup menantang.

2. Bekal makanan dan minuman: Belum banyak warung di sekitar lokasi, jadi sebaiknya bawa bekal sendiri.

3. Jas hujan atau mantel plastik: Jika berkunjung saat cuaca mendung atau musim hujan.

4. Kamera dan powerbank: Untuk mengabadikan keindahan curug dan momen liburanmu.

5. Plastik sampah: Jaga kebersihan dengan membawa kembali sampahmu sendiri.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Baca Juga: Ditekuk Persebata, Asa Persewangi ke 16 Besar Liga 4 Nasional Masih Terjaga!

Untuk masuk ke kawasan Curug Sanghyang Taraje, kamu cukup membayar Rp. 10 ribu per orang.

Harga bisa saja berubah tergantung kebijakan pengelola lokal.

Jam operasional wisata ini buka mulai dari jam 8 pagi sampai 5 sore.

Pastikan kamu datang dan pulang dalam rentang waktu tersebut, karena akses menuju lokasi cukup sepi dan minim pencahayaan saat malam hari.

Tips Tambahan

Baca Juga: Wajib Coba! 5 Rekomendasi Parfum Kayali dengan Wangi yang Bikin Ketagihan

Jika memungkinkan, gunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil berukuran sedang.

Hindari datang sendirian, karena lokasi cukup terpencil dan jarang ramai saat hari biasa.

Tetap jaga sopan santun dan hormati kearifan lokal, mengingat lokasi ini juga memiliki nilai budaya dan cerita legenda yang dijaga oleh masyarakat sekitar.

Jangan mandi atau berenang di bawah curug saat debit air tinggi, karena arus cukup deras.

Dengan persiapan yang tepat, liburanmu ke curug ini dijamin akan menjadi salah satu momen terbaik dalam perjalanan wisata alammu.

Sudah siap menjelajahi tangga para dewa di Garut ini? Yuk, kemasi ba

rangmu dan nikmati keindahan Curug Sanghyang Taraje! (*)

Editor : Riana M.
#Curug Sang Hyang Taraje #wisata alam #tips liburan #perlengkapan #rute