Jawa Pos Radar Lawu - Hutan mangrove merupakan salah satu hutan yang keberadaannya hanya bisa ditemukan di pesisir daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.
Selain berfungsi sebagai penahan abrasi dan habitat hewan khas pesisir, hutan mangrove juga menjadi destinasi wisata yang unik. Pohon mangrove yang berbaris rapat dan menjulang tinggi memiliki daya tarik tersendiri.
Sebagai provinsi dengan garis pantai yang cukup panjang, Jawa Timur memiliki kawasan hutan mangrove yang luas.
Bahkan, tak sedikit dari kawasan hutan mangrove tersebut menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan dan menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Apa saja wisata hutan mangrove tersebut? Berikut wisata hutan mangrove di Jawa Timur dengan pesona alam paling menakjubkan:
1. Ekowisata Mangrove Wonorejo (Surabaya)
Wisata hutan mangrove di Jawa Timur yang pertama adalah Ekowisata Mangrove Wonorejo. Wisata hutan mangrove ini berada di Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.
Diketahui hutan mangrove yang memiliki luas kurang lebih 200 hektar ini merupakan gabungan dari wisata rekreasi dan edukasi.
Ekowisata Mangrove Wonorejo menjadi habitat dari setengah jenis tanaman bakau yang ada di Indonesia. Selain itu, hutan mangrove ini menjadi rumah dari puluhan spesies burung yang bermigrasi.
Anda dapat menikmati keindahannya dengan cara berjalan di area jogging track atau menyusuri sungai menggunakan perahu yang telah disediakan di ekowisata ini.
Berlokasi di Jl. Wonorejo Timur No. 1, Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Untuk jam operasional, dibuka setiap hari dari pukul 08.00-16.00.
Untuk memasuki wilayah Ekowisata Mangrove Wonorejo para pengunjung yang tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, para pengunjung hanya bisa berkeliling di area jogging track, tanpa menikmati pemandangan hutan mangrove.
Jika wisatawan yang hendak menikmati panorama hutan mangrove harus lebih dulu menyeberang menggunakan perahu. Seandainya para wisatawan ingin memasuki wisata Mangrove harus menyeberang menggunakan perahu.
Untuk harga tiket naik perahu adalah Rp 25 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak. Tarif tersebut berlaku pada weekday dan weekend.
Khusus untuk weekday, penumpang perahu harus berupa rombongan minimal 12 orang. Sementara, pada weekend pengunjung bisa bergabung dengan wisatawan lainnya untuk naik perahu.
2. Hutan Mangrove Bedul (Banyuwangi)
Wisata hutan mangrove di Jawa Timur selanjutnya adalah Hutan Mangrove Bedul. Hutan mangrove ini berada di Banyuwangi, tepatnya di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Hutan mangrove ini menjadi destinasi wisata andalan masyarakat Banyuwangi.
Di Hutan Mangrove Bedul, pengunjung dapat menikmati asrinya vegetasi hutan bakau. Jika beruntung, pengunjung juga dapat melihat berbagai satwa khas pesisir seperti biawak, monyet, bangau, elang laut, dan burung belibis. Jika air sedang surut, pengunjung dapat melihat para nelayan turun menjaring hasil buruannya.
Berlokasi di Dusun Blok Solo, RT. 1, RW. 2, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Gebang Kandel, Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Untuk jam operasional, dibuka setiap hari dari pukul 08.00-16.00, lalu harga tiket masuk terbagi menjadi 2 kategori, untuk weekday: Rp 20.000 lalu untuk weekend: Rp 30.000.
3. Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar (Surabaya)
Wisata hutan mangrove di Jawa Timur yang kedua adalah Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar. Wisata hutan mangrove ini berada di Kecamatan Rungkut, tidak jauh dari Ekowisata Mangrove Wonorejo. Hutan mangrove yang memiliki luas 34 hektar ini menjadi destinasi wisata alternatif warga di tengah panasnya kota Surabaya.
Kebun Raya Mangrove memiliki koleksi 57 dari 157 jenis mangrove yang ada di dunia. Hutan mangrove ini juga menjadi habitat 28 spesies burung khas pesisir. Kamu dapat menikmati keasriannya dengan berjalan di jogging track, menyusuri sungai dengan perahu, melihat hutan dari atas menara pandang setinggi 12 meter, dan naik ATV.
Berlokasi di Jalan Medokan Sawah Timur Segoro Tambak Sedati, Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Untuk jam operasional, dibuka setiap hari dari pukul 08.00-17.00, lalu tiket masuk yang biasanya Rp 10 ribu untuk dewasa kini diturunkan jadi Rp 5.000. Untuk hari biasa, akhir pekan, tanggal merah tetap sama.
4. BeeJay Bakau Resort (Probolinggo)
Baca Juga: 5 Rekomendasi Brand Lokal Parfum di Alfamart Murah Wangi Mewah, Segini Harganya
Kemudian, ada juga ekowisata mangrove yang bernama Beejay Bakau Resort di Kota Probolinggo. Wisata yang terletak di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan ini berdiri diatas lahan dengan luas 5 hektar. Jaraknya sekitar 27 kilometer dari Gerbang Tol Probolinggo Timur.
Di BeeJay Bakau Resort, pengunjung dapat menikmati asrinya hutan bakau dengan duduk, berjalan santai, atau melakukan kegiatan susur sungai. Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas seru lainnya seperti bermain flying fox, dan sepeda air. Jika kurang puas, pengunjung juga dapat menyewa dan menginap di bungalow yang tersedia di Beejay Bakau Resort ini.
Berlokasi di Pelabuhan PPP Mayangan, Wisata Primadona, Mangunharjo, Mayangan, Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Untuk jam operasional, dibuka setiap hari dari pukul 08.00-20.00, lalu harga tiket masuk dibanderol dengan harga Rp 30.000.
5. Hutan Mangrove Ujungpangkah (Gresik)
Wisata hutan mangrove di Jawa Timur selanjutnya adalah Hutan Mangrove Ujungpangkah. Hutan mangrove ini biasa dikenal dengan nama Wisata Mangrove Banyuurip. Sesuai namanya, wisata ini berada di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.
Hutan Mangrove Ujungpangkah merupakan sebuah area pembibitan berbagai jenis tanaman mangrove. Hutan mangrove ini menjadi rumah beberapa hewan khas pesisir seperti burung bangau. Kamu dapat menikmati suasananya dengan duduk santai di gazebo atau berjalan dan berolahraga ringan di jogging track yang telah disediakan.
Terdapat berbagai kegiatan menarik yang bisa dilakukan oleh pengunjung, di antaranya bersantai di bawah rimbunnya pepohonan atau gazebo, berburu foto estetik, hingga berkeliling hutan menggunakan perahu yang bisa disewa dengan harga Rp5.000.
Berlokasi di Dusun Banyulegi, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Untuk jam operasional, dibuka setiap hari dari pukul 06.00-17.00, lalu harga tiket masuk gratis.
6. Hutan Mangrove Pancer Cengkrong (Trenggalek)
Wisata hutan mangrove di Jawa Timur yang menarik untuk dikunjungi selanjutnya adalah Hutan Mangrove Pancer Cengkrong. Hutan mangrove ini berada di Kecamatan Watulimo,tepatnya sekitar 49 kilometer dari pusat Kota Trenggalek. Luas hutan mangrove ini mencapai 87 hektar.
Di Hutan Mangrove Cengkrong, kamu dapat menikmati pemandangan hamparan hutan mangrove yang masih terjaga keasriannya. Selain itu, kamu juga dapat turut langsung melakukan kegiatan penanaman tanaman bakau. Bahkan, kamu juga dapat melihat proses pengolahan sirup mangrove di sini.
Berlokasi di Jalan Pantai Cengkrong, 66382 Tirto, Tirto, Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Untuk jam operasional, dibuka setiap hari dari pukul 07.00-21.00, lalu harga tiket masuk dibanderol dengan harga Rp 5.000. (aris-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid