Jawa Pos Radar Lawu – Dalam lima tahun terakhir, Kota Madiun mengalami banyak perubahan signifikan.
Berbagai destinasi wisata baru hadir, menjadikan kota yang dikenal sebagai Kota Pendekar ini semakin menarik bagi wisatawan.
Salah satu destinasi unggulan yang wajib masuk dalam itinerary liburan ke Madiun adalah Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC).
PSC dan PRC merupakan ikon wisata buatan yang mengusung konsep wisata enam negara tanpa visa.
Ada miniatur landmark dunia seperti Patung Merlion, Menara Eiffel, Big Ben, Patung Liberty, London Bridge, hingga kincir angin Belanda.
Tak hanya itu, suasana di kawasan ini juga dibuat menyerupai Malioboro Yogyakarta, yang cocok untuk bersantai dan berburu foto estetik.
Pembangunan kawasan ini diiniasi Wali Kota Madiun Maidi pada periode pertamanya.
Berlanjut di periode kedua, ada penyempurnaan lagi. Salah satunya konsep Time Square New York, Amerika Serikat dengan videotron 3D.
Bagi Anda yang ingin berkunjung, berikut contoh itinerary liburan ke Kota Madiun dan sekitarnya yang bisa menjadi panduan perjalanan agar lebih terencana.
Hari Pertama: Perjalanan & Wisata Kota Madiun
1. Perjalanan ke Madiun
Moda transportasi:
Jika menggunakan mobil pribadi, ambil exit tol Dumpil, lalu berkendara sekitar 15 menit menuju pusat kota.
Jika naik kereta api (KA), turun di Stasiun Madiun, kemudian lanjut jalan kaki atau menggunakan transportasi online menuju PSC.
2. Check-in Hotel
Pilihan hotel dekat PSC-PRC:
Hotel Merdeka, Votel Kartika Abadi, Amaris Hotel.
Hotel berbintang di pusat kota:
Aston Hotel Madiun, The Sun Hotel, Mercure Madiun.
Alternatif penginapan lainnya:
Guest house dan hotel kelas melati yang tersebar di Kota Madiun.
3. Menjelajahi Pahlawan Street Center (PSC) & Pahlawan Religi Center (PRC)
Spot Instagramable dengan konsep landmark dunia, seperti Shinkansen Jepang, rumah Tudor, hingga miniatur Kakbah di PRC.
Street vibes ala Times Square New York, dengan rencana tambahan videotron 3D di masa depan.
Suasana malam di PSC lebih hidup dengan lampu-lampu neon yang menambah kesan modern.
4. Wisata Kuliner Khas Madiun: Nasi Pecel Legendaris
Warung pecel terkenal di Jalan HOS Cokroaminoto:
Depot Nasi Pecel 99
Nasi Pecel Yu Gembrot
Nasi Pecel Pojok
Nasi Pecel Sri Tanjung
Nasi Pecel Bu Mandung
Oleh-Oleh khas: sambal pecel, kerupuk puli, dan bluder Cokro.
Hari Kedua: Wisata Alam dan Sejarah Kota Madiun
1. Ngrowo Bening Edupark
Lokasi ideal untuk olahraga pagi dengan udara segar dan suasana alami.
Tersedia area edukasi lingkungan dan tempat bermain anak.
2. Jelajah Kota Tua & Alun-Alun Madiun
Monas mini di Alun-Alun Kota Madiun.
Bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda di pusat kota.
3. Wisata Alam di Sekitar Madiun
Telaga Sarangan (Magetan) – Danau di kaki Gunung Lawu dengan udara sejuk dan kuliner sate kelinci.
Kebun Teh Jamus (Ngawi) – Hamparan hijau kebun teh yang cocok untuk relaksasi.
Telaga Ngebel (Ponorogo) – Wisata danau alami dengan suasana asri dan tenang.
4. Kuliner Khas Daerah Sekitar Madiun
Sate Ayam Ponorogo
Nasi Sambal Belut (Ngawi)
Nasi Pecel Lethok (Ngawi)
Ayam Panggang Gandu (Magetan)
Hari Ketiga: Wisata Pantai di Pacitan
Jika ingin eksplorasi lebih jauh, Pacitan yang dikenal sebagai 70 Miles of Sea Paradise bisa menjadi destinasi yang menarik.
1. Pantai Eksotis di Pacitan
Pantai Klayar – Dikenal dengan karang Sphinx dan seruling laut alami.
Pantai Watu Karung – Spot terbaik bagi peselancar internasional.
Pantai Kasap – Dijuluki Raja Ampat-nya Pacitan.
Sungai Maron – Dijuluki Amazon-nya Jawa Timur, menyajikan pengalaman naik perahu menyusuri sungai hijau nan eksotis.
2. Oleh-Oleh Khas Pacitan
Tiwul instan, sale pisang, dan olahan ikan laut yang bisa dibeli di pusat oleh-oleh setempat.
Kota Madiun menawarkan berbagai pilihan destinasi wisata menarik, mulai dari wisata buatan seperti PSC-PRC, kuliner legendaris, hingga wisata alam di Sarangan dan Pacitan.
Dengan contoh itinerary liburan ke Kota Madiun dan sekitarnya ini, perjalanan Anda akan lebih terarah dan menyenangkan.
Siapkan rencana perjalanan terbaik Anda dan nikmati keindahan Kota Pendekar bersama keluarga maupun teman-teman! (ota)
Editor : Mizan Ahsani