Jawa Pos Radar Lawu - Tebing Breksi, terletak di Desa Lengkong, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, adalah salah satu destinasi wisata alam yang sedang naik daun. Dikenal dengan pesona alamnya yang menakjubkan,
Tebing Breksi menawarkan pengalaman wisata yang memadukan keindahan alam, seni, dan budaya. Jika kamu berencana mengunjungi tempat ini, berikut adalah informasi lengkap tentang daya tarik, fasilitas, harga tiket masuk, jam operasional, dan rute menuju Tebing Breksi.
Tebing Breksi menyajikan pemandangan alam yang luar biasa, terutama bagi para penggemar fotografi. Dari atas tebing, pengunjung dapat menikmati panorama Candi Prambanan, Candi Barong, Candi Sojiwan, Gunung Merapi yang megah, serta kota Yogyakarta yang terhampar luas. Tak hanya itu, lokasi ini juga terkenal dengan sunset-nya yang mempesona, menjadikannya spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam.
Tebing ini dihiasi dengan ukiran seni berupa relief dan patung yang menggambarkan cerita-cerita pewayangan, seperti pahatan Arjuna yang sedang berperang melawan Buto Cakil, serta ukiran naga dengan mahkotanya.
Keberadaan seni ini menambah daya tarik Tebing Breksi sebagai salah satu situs budaya yang penting di Yogyakarta. Pengunjung juga dapat berfoto di beberapa spot foto yang telah disediakan di area ini, menjadikannya lokasi populer bagi sesi foto pre-wedding dan momen spesial lainnya.
Selain itu, Tebing Breksi juga memiliki Tlatar Seneng, sebuah arena seni terbuka dengan diameter 15 meter yang dikelilingi oleh kursi penonton. Di sini, sering diadakan berbagai acara seni, mulai dari pertunjukan musik hingga upacara budaya.
Untuk pengalaman yang lebih seru, kamu bisa menjelajah sekitar kawasan Tebing Breksi dengan menyewa Jeep Wisata.
Jeep wisata ini menawarkan berbagai pilihan paket dengan rute yang berbeda, seperti short trip, medium trip, dan long trip, yang akan membawa pengunjung mengunjungi tempat-tempat menarik di sekitar, termasuk Candi Ijo, Watu Payung, dan Bukit Teletubbies.
Fasilitas Tebing Breksi
Tebing Breksi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai untuk kenyamanan pengunjung.
Di area parkir, tersedia ruang yang cukup luas untuk menampung kendaraan, termasuk sepeda motor, mobil, hingga bus kecil. Untuk pengunjung yang ingin beristirahat, ada beberapa tempat duduk yang disediakan di sekitar lokasi.
Fasilitas toilet juga tersedia, memastikan kenyamanan selama berkunjung. Selain itu, bagi kamu yang ingin mencoba kuliner khas Yogyakarta, ada banyak warung makan yang menyediakan berbagai hidangan lezat di sekitar kawasan Tebing Breksi.
Harga Tiket Masuk Tebing Breksi
Harga tiket masuk ke Tebing Breksi sangat terjangkau. Untuk wisatawan lokal, harga tiket masuk adalah Rp. 10 ribu, sedangkan untuk wisatawan asing, tiket masuk dibanderol seharga Rp. 20 ribu per orang.
Pengunjung yang membawa kendaraan juga akan dikenakan biaya parkir, dengan tarif Rp. 3 ribu untuk sepeda motor, Rp. 5 ribu untuk mobil, dan Rp. 15 ribu untuk minibus.
Dengan harga yang cukup terjangkau, Tebing Breksi menawarkan pengalaman wisata yang mengesankan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Jam Operasional Tebing Breksi
Tebing Breksi buka setiap hari dari pukul 6 pagi sampai 9 malam. Jam operasional yang cukup panjang memberikan fleksibilitas bagi pengunjung untuk datang kapan saja, baik untuk menikmati keindahan pagi hari maupun untuk menyaksikan matahari terbenam yang memukau di sore hari.
Saat mengunjungi, pastikan untuk membawa perlengkapan yang cukup, seperti sunblock, air minum, dan kamera untuk mengabadikan setiap momen indah.
Rute Menuju Tebing Breksi
Jika dari pusat Kota Yogyakarta langsung arahkan menuju ke Candi Prambanan, sampai di pertigaan Pasar Prambanan ambil arah kanan ke Piyungan.
Sampai dari Piyungan, pengunjung akan bertemu petunjuk ke arah Candi Ijo. Untuk diketahui, jarak tempuh dari Piyungan ke Tebing Breksi sekitar 3 kilometer. Setelahnya, pengunjung ambil jalan ke kiri sebelum SDN Sambirejo, dari lokasi tersebut jarak ke Tebing Breksi berkisar 1 kilometer saja. (*)
Editor : Riana M.