Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pesona Embung Nglanggeran, Surga Wisata di Ketinggian Gunungkidul

Muhammad Aditya Pangestu • Rabu, 20 November 2024 | 22:11 WIB
Keindahan Wisata Embung Nglanggeran yang bisa membuat decak kagum pengunjung
Keindahan Wisata Embung Nglanggeran yang bisa membuat decak kagum pengunjung

Jawa Pos Radar Lawu - Gunungkidul dikenal sebagai surga tersembunyi dengan beragam pesona keindahan alam yang memukau. 

Salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan adalah Embung Nglanggeran.

Sebuah telaga buatan yang terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam sekaligus berfungsi vital bagi kehidupan warga sekitar. 

Hanya satu jam perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta, tempat ini tidak hanya menyuguhkan pemandangan eksotis, tetapi juga menyimpan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Awalnya, embung ini dibangun untuk menampung air hujan dan mengairi perkebunan buah milik petani di sekitarnya.

Ketika musim kemarau, para petani memanfaatkan airnya untuk kebutuhan irigasi.

Namun, pesona keindahan embung ini akhirnya menarik perhatian, hingga diresmikan sebagai objek wisata oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 19 Februari 2013. 

Ciri khas embung ini adalah airnya yang berwarna hijau toska akibat lumut yang tumbuh di dasarnya, memberikan kesan alami dan memikat.

Embung Nglanggeran memiliki dimensi 60x60 meter dengan kedalaman 3 meter. Airnya berasal dari mata air Gunung Api Purba Nglanggeran di dekatnya.

Kawasan sekitar embung dikelilingi pepohonan rindang, menciptakan suasana yang sejuk dan menenangkan.

Dari sini, kamu juga bisa melihat Gunung Api Purba Nglanggeran, yang hanya berjarak 2 kilometer saja.

Fasilitas di kawasan embung ini cukup lengkap, mulai dari undakan tangga menuju bukit, saung dan gardu pandang, musola, toilet hingga area parkir yang luas.

Untuk menikmati semua keindahan ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk yang terjangkau. 

Bagi wisatawan domestik dikenakan Rp. 10 ribu untuk kunjungan siang hari dan Rp. 15 ribu untuk malam hari, sedangkan wisatawan mancanegara membayar Rp. 30 ribu. 

Untuk biaya tambahan parkir juga berlaku, yaitu Rp. 2 ribu untuk motor dan Rp. 5 ribu untuk mobil.

Embung Nglanggeran buka 24 jam setiap hari, memberikan fleksibilitas bagi pengunjung untuk menikmati keindahannya kapan saja.

Meski begitu, pengunjung diimbau untuk menaati aturan, seperti tidak berenang atau memancing di embung, demi menjaga kebersihan dan kelestariannya. 

Dengan segala pesona dan keunikannya, Embung Nglanggeran menjadi destinasi yang wajib dikunjungi saat menjelajahi keindahan Gunungkidul. (*)

Editor : Riana M.
#Embung Nglanggeran #diy #embung #destinasi wisata #obyek wisata #Gunung Api Purba Nglanggeran #yogyakarta #gunung kidul #telaga #buatan