Jawa Pos Radar Lawu - Mojokerto merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang ternyata memiliki banyak keindahan tersembunyi. Salah satu hidden gem yang kini tengah hits adalah Ranu Manduro.
Lokasinya ada di Dusun Mandurono, Desa Manduro MG, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Jaraknya sekitar 30 Kilometer dari pusat Kota Mojokerto dengan waktu tempuh sekitar 50 menit.
Sejatinya Ranu manduro bukanlah sebuah tempat wisata, melainkan sebuah lokasi bekas pertambangan pasir dan batu milik PT Wira Bumi yang dioperasikan sekitar tahun 2016 dan berhenti beroperasi pada tahun 2018.
Namun, karena curah hujan yang sangat tinggi membuat lokasi bekas garukan tambang ini berubah menjadi sebuah danau atau yang masyarakat sekitar namai dengan Ranu (Kubangan air berukuran besar).
Bagi pengunjung yang ingin pergi ke obyek wisata Ranu Manduro ini pengunjung bisa melewati beberapa rute dengan menggunakan bermacam-macam jenis kendaraan, baik roda motor, mobil, bus bahkan elf.
Rute yang bisa ditempuh untuk menuju Ranu Manduro ini, bisa dimulai dari pusat Kota Mojokerto yakni bisa menuju ke jalur menuju Pasuruan, lalu belok kiri. Tidak jauh dari situ ambil arah kanan hingga sampai ke daerah Mojosari.
Dari tempat tersebut. Perhatikan sisi kanan jalan karena di sisi inilah letak gapura berwarna biru bertuliskan Desa Manduro.
Setelah sampai di Desa Manduro, lalu akan menjumpai sebuah gapura. Perlu diingat bahwa lokasi Ranu Manduro tidak terlalu jauh dari Gapura yang telah di lewati sebelumnya.
Jika kurang jelas, anda bisa melihat petunjuk arah menggunakan google maps dengan kata kunci Ranu Manduro.
Untuk perjalanan jika ditotal keseluruhan estimasi waktu yang ditempuh dari pusat kota Mojokerto berjarak 30 kilometer yang bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih sekitar 50 sampai 60 menit.
Waktu tersebut tentunya akan berbeda tergantung dari padatnya arus lalu lintas yang terjadi terutama pada saat musim liburan akhir pekan.
Harga tiket masuk (HTM) Ranu Manduro gratis, hanya jika yang membawa kendaraan akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp. 3 ribu untuk kendaraan roda 2, sedangkan roda 4 Rp. 5 ribu.
Untuk jam operasionalnya buka setiap hari selama 24 jam nonstop. Jadi siapa yang ingin singgah dapat bebas memilih waktu kunjungan sesuai dengan keinginan. (*)
Editor : Riana M.