Jawa Pos Radar Lawu – Bukit Sanjaya merupakan salah satu obyek wisata yang berada di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Destinasi wisata alam ini menyuguhkan pesona bak sedang berada di Pura Lempuyangan Bali yang berlatar belakang pesona eksotik dari lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.
Jika ingin pergi ke obyek wisata Bukit Sanjaya ini pengunjung wajib mengetahui rute perjalanan yang dituju.
Untuk mencapai tempat ini, pengunjung bisa melewati beberapa rute dengan menggunakan bermacam-macam jenis kendaraan.
Namun disarankan sebaiknya menggunakan roda dua atau roda empat saja.
Untuk rute yang bisa ditempuh untuk menuju Bukit Sanjaya ini tidaklah sulit karena berada dekat dengan Simpang Pakubuwono VI atau Alun-alun Kecamatan Selo.
Jika Anda berangkat dari Boyolali kota, ambilah rute mengarah kearah ke Kecamatan Selo, lalu terus ikuti jalan sampai bertemu dengan jalan menanjak yang memasuki kawasan pegunungan.
Setelah setelah sampai di Simpang Pakubuwono VI Anda akan menjumpai patung Pakubuwono VI, lalu belok di jalan yang beradaa sebelah timur Simpang Pakubuwono VI.
Lalu lanjutkan perjalanan dengan mengikuti jalan menuju Bukit Sanjaya yang ada di kiri jalan.
Jika kurang jelas, anda bisa melihat petunjuk arah menggunakan google maps dengan kata kunci Bukit Sanjaya.
Untuk perjalanan jika ditotal keseluruhan estimasi waktu yang ditempuh dari pusat kota Boyolali berjarak 18,6 kilometer yang bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih sekitar 31 sampai 40 menit perjalanan.
Waktu tersebut tentunya akan berbeda tergantung dari padatnya arus lalu lintas yang terjadi terutama pada saat musim liburan akhir pekan.
Bagi pengunjung yang ingin berkunjung di wisata ini, untuk harga tiket masuk wisata pengunjung perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp. 10 ribu saja.
Untuk jam operasionalnya Bukit Sanjaya buka setiap hari dari jam 07:30 pagi – 17:30 sore.
Fasilitas wisata yang disediakan sudah cukup lengkap seperti toilet memandai, mushola, gardu pandang, gazebo, hingga area parkir yang luas. (*)
Editor : Riana M.