Salah Mengira Kucing Biasa, Spesies Kucing Baru Ditemukan Setelah Lebih dari 100 Tahun di Bolivia

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 18:31 WIB
Kucing Leopardus tilcayo di penangkaran hewan liar Senda Verde, Yungas, Bolivia pada 1 September 2026 (Fernando Faciole/National Geographic)
Kucing Leopardus tilcayo di penangkaran hewan liar Senda Verde, Yungas, Bolivia pada 1 September 2026 (Fernando Faciole/National Geographic)

Jawa Pos Radar Lawu - Seekor kucing yang berhabitat di hutan Bolivia telah diidentifikasi sebagai spesies kucing baru di bulan September tahun 2026 ini.

Dinamai Tilcayo oleh penduduk, kucing ini diberi nama ilmiah Leopardus tilcayo, mempertahankan nama lokalnya.

Penemuan spesies kucing ini adalah pertama kalinya ditemukan spesies kucing baru setelah kurun waktu lebih dari satu abad.

Baca Juga: Viral Ikan Sturgeon Raksasa Tersangkut Pancing di Kanada, Spesies Purba Zaman Jurassic, Cek Fakta Lengkapnya

Macan Kecil, Si Pemburu Imut

Meskipun termasuk ke dalam keluarga kucing liar seperti keluarga harimau dan macan tutul, kucing ini berukuran sangat kecil.

Dengan panjang sekitar 46 cm (18 inci) dan berbobot sekitar 1,4 kg (3 lbs) kucing ini lebih kecil dari rata-rata kucing domestik.

Para peneliti mengkonfirmasi bahwa kucing ini benar-benar adalah spesies baru melalui data genetik.

Mengutip jurnal Current Biology, bulu kucing ini berwarna cokelat muda dengan corak tak beraturan seperti macan tutul di sekujur tubuhnya.

Tak banyak yang diketahui mengenai biologi, diet, dan gaya dari kucing pemburu imut tersebut karena kurangnya data.

Kucing ini pun dinyatakan sebagai spesies yang rentan, mengambil dari status spesies saudaranya, Tiger Cat.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bau, Urine Kucing Ternyata Menyimpan “Kartu Identitas”

Ditemukan karena Dikira Anak Kucing

Kucing ini ditemukan dekat di habitatnya oleh penduduk lokal, di hutan Yungas, Bolivia yang lembab dan berawan.

Penemuannya rupanya merupakan ketidaksengajaan, dimana salah seorang penduduk lokal Bolivia menemukan "anak kucing" dan mengadopsinya di tahun 2016.

Pada saat itu, Ia tidak mengetahui bahwa kucing itu bukanlah kucing biasa, melankan kucing pemburu layaknya harimau.

Hingga pada akhirnya kucing terseut mulai menunjukkan insting predatornya dengan memburu ayam peliharaannya.

Mengetahui keangalan tersebut, Ia apada akhirnya mebawa kucing tersebut ke penangkaran hewan liar La Senda Verde dan diberi nama "Tigrino".

Setela diidentifikasi lebih lanjut oleh pihak penangkaran ewan, ciri-ciri fisik Tigrino idak cocok dengan spesies kucing harimau (tiger cat) yang telah terdaftar.

Sehingga peneliti biologi National Geographic Bolivia, Paola Nogales-Ascarrunz enyatakan bahwa Tigrino adalah spesies kucing yang baru.(*)

*Syifa Fitria Hanifah, Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : The Guardian, National Geographic
spesies baru tilcayo bolivia kucing