Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Video Viral Guru MTs Diduga HIV Jajakan Seks di Tangsel, Pemkot Depok Telusuri Potensi Korban di Sekolah

Mizan Ahsani • Selasa, 31 Maret 2026 | 10:15 WIB
Ilustrasi vius HIV/AIDS
Ilustrasi vius HIV/AIDS

Jawa Pos Radar Lawu - Video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial IK diamankan warga di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, setelah diduga menjajakan layanan seks menyimpang.

Belakangan diketahui, pria tersebut merupakan seorang guru di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah Depok.

Aksi pria tersebut memicu kemarahan warga karena diduga menawarkan layanan seksual kepada sejumlah orang, termasuk menyasar anak-anak.

Saat diamankan, warga juga memeriksa isi tas yang dibawa pelaku dan menemukan obat yang biasa dikonsumsi oleh penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Kasus ini pun langsung menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Baca Juga: Punya Riwayat Penyakit Jantung? Ini Cara Aman Memilih Olahraga agar Jantung Tetap Sehat Tanpa Risiko

Pemkot Depok Lakukan Penelusuran di Sekolah

Wali Kota Depok, Supian Suri, turut buka suara terkait viralnya kasus tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, untuk melakukan pengecekan ke sekolah tempat IK mengajar.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban, terutama di kalangan siswa.

“Kita pastikan juga kepada keluarga, karena kita khawatir dengan cerita yang disampaikan terkait penyakit yang mungkin ditularkan,” ujar Supian pada Senin (30/3/2026).

Selain itu, Pemkot Depok juga berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) karena sekolah tempat IK mengajar berada di bawah naungan lembaga tersebut.

Dinas Pendidikan Fokus Lindungi Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemenag Kota Depok untuk menangani kasus tersebut.

Menurut Wahid, prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan dan kesehatan para siswa dari potensi paparan.

“Intinya adalah bahwa prioritas kita adalah menyelamatkan anak-anak dari kemungkinan terpapar,” kata Wahid.

Dinas Pendidikan bersama Kemenag dan instansi lain kini tengah melakukan koordinasi lanjutan untuk menentukan langkah mitigasi berikutnya.

“Harapannya mudah-mudahan tidak ada yang terpapar maupun menjadi korban.

Tim Dinas Kesehatan dan DP3AP2KB hari ini akan berkoordinasi dengan Kemenag serta pihak sekolah untuk mitigasi selanjutnya,” tambahnya.

Baca Juga: Viral Maling di Medan Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Korbannya, Minta Maaf karena Butuh Uang untuk Pulang ke Pekanbaru 

Guru IK Disebut Sudah Diberhentikan

Pemerintah Kota Depok juga bergerak cepat untuk mencegah potensi penyebaran HIV yang diduga dialami oleh IK.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kemenag Kota Depok, diketahui bahwa guru tersebut sudah diberhentikan dari sekolah tempatnya mengajar.

“Informasi dari pihak sekolah sudah diberhentikan,” ungkap Wahid.

Pemberhentian terhadap IK disebut telah dilakukan sejak 27 Maret 2026, tidak lama setelah kasus tersebut viral di media sosial.

Sementara itu, hingga kini pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan hukum terhadap kasus yang ramai diperbincangkan publik tersebut.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#jajakan penyakit #pemkot #hiv #tangsel #viral #virus